Panwaslu dan Bawaslu Rakor di Kediaman Cawagub

  • Bagikan
Hotel Tiara yang juga kediaman Cawagub di Weda Halteng

WEDA – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Halmahera Tengah (Halteng) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Malut, melakukan rapat koordinasi (Rakor) pelaksana pemilihan kerja tahun anggaran 2018, berlangsung di kediaman Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Al Yasin Ali. Rakor ini mendapat reaksi, karena Panwaslu Halteng dan Bawaslu dinilai tidak netral lagi dalam Pilgub Malut.

Ketua Tim Pemenang Burhan Abdurrahman-Ishak Jamaludin (BUR-JADI) Halteng, Haryadi Ahmad mengatakan, Rakor Panwaslu dan Bawaslu yang dihadiri Kepala Sekertariat Bawaslu Malut Irwan M Saleh, Sabtu pekan kemarin itu perlu dipertanyakan. Sebab, Rakor dilakukan di Hotel Tiara yang juga merupakan kediaman pribadi Cawagub Al Yasin Ali di Halteng.

“Harusnya Panwaslu Halteng dan Bawaslu Malut netral dalam melaksanakan kegiatan. Apalagi kegiatan yang dilakukan di kediaman salah satu calon wakil gubernur yang  melakukan kontes Pilkada, walaupun itu hotel, di situ juga terdapat kediaman pribadi calon wakil gubernur,” kata Haryadi kepada KabarMalut, Senin  (12/3/2018).

Haryadi mengaku,  legalitas hotel tersebut tidak jelas, karena belum ada izin dari dinas terkait dan masih banyak tempat pertemuan yang ada di Kota Weda yang tidak ada sangkut pautnya dengan pasangan calon.

“Selama ini Panwaslu Halteng melakukan kegiatan selalu diadakan ditempat lain, kenapa melakukan di kediaman calon kandidat, ada apa dengan Panwaslu Halteng dengan Bawaslu Malut,” tegasnya.

Tim BUR-JADI merasa Pawaslu Halteng dan Bawaslu Malut sudah tidak netral dalam pengawasan, karena apa yang dilakukan kemarin, sudah melangar kode etik tentang PKPU.

“Kami minta agar supaya DKPP segera mengproses lembaga pengawas tersebut terkait kegiatan yang dilakukan,” pungkasnya.(Ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut