Bantu Penuhi Kebutuhan Warga, Pemkab Kepsul Gelar Pasar Murah di Fuata

  • Bagikan
Bupati Kepsul, Hendrata Thes disampingi Ketua TP PKK Kepsul, Hong Fince Hongarta pada acara Pasar Murah di Fuata

SANANA – Jelang bulan suci ramadhan, permintaan kebutuhan sembilan bahan pokok (Sembako) makin meningkat. Untuk meringankan kebutuhan masyarakat yang jauh dari pusat kota, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sula (Kepsul) melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kepsul menggelar Pasar Murah di Desa Fuata Kecamatan Sulabesi Selatan.

Bupati Kepsul, Hendrata Thes didampingi Ketau Tim Penggerak PKK, Hong Fince Hongarta membuka secara resmi pelaksanaan Pasar Murah dengan menyerahkan Sembako secara simbolis kepada warga kurang mampu sudah terdata sebelumnya.

Bupati Kepsul, Hendrata Thes menyerahkan Sembako secara simbolis kepada warga

Bupati Hendrata mengatakan, pasar murah ini dilakukan untuk dapat membantu warga khususnya di Kecamatan Sulabesi Selatan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga dalam menjalankan ibadah puasa.

“Kegiatan ini dilakukan di Fuata ini agar dapat membantu saudara-sudara sekalian dalam memenuhi kebutuhan menuju ramadhan nanti. Karena jarak tempuh menuju kota sangatlah jauh, dan saya sekeluarga serta atas nama pemerintah daerah mengucapkan selamat menunaikan ibadah suci bulan ramadhan,” kata Hendrata dalam sambutannya, Sabtu (12/5/2018).

Sembako yang disedikan dalam kegiatan pasar murah kali ini terdiri dari beras 350 karung dengan berat per karung 10 Kg, terigu 80 karung dan gula 47 karung, serta mentega, susu kaleng, telur serta kebutuhan lain.

Sembako yang disediakan Pemkab Kepsul pada Pasar Murah di Fuata

Seluruh sembako dijual ke 337 warga kurang mampu yang sebelumnya telah didata oleh Panitia Pasar Murah.

“Kami panitia telah menyiapkan sembako sesuai jumlah yang telah kami data dari 5 desa yaitu sebanyak 337 orang termasuk 24 orang anak yatim,” ungkap Kabid Perdagangan Disperindagkop Kepsul, Nurdjia Pora.

Pembagian sembako dilakukan secara bergiliran per desa, agar tidak terjadi kekeliruan. Warga yang membeli Sembako diantaranya masyarakat Desa Sekom, Wainib, Waitamua Fuata dan Desa Wai-Gai yang berada di Kecamatan Sulabesi Selatan. (PN/Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut