AHM-RIVAI ‘Menangkan’ Pilgub Malut

  • Bagikan
Konferensi Pers kemenangan AHM-RIVAI

TERNATE – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara (Malut) Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar (AHM-RIVAI) memastikan memenangkan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Malut tahun 2018 dengan memperoleh total suara sebanyak 152.230 suara yang tersebar di 10 kabupaten/kota.

Sekertaris DPD I Partai Golkar Malut, Hamid Usman mengatakan, berdasarkan rekapitulasi perolehan suara Pilgub Malut yang dihitung pusat data tabulasi suara AHM-RIVAI, Paslon nomor urut 1 ini unggul dari tiga Paslon lainnya dengan selisih suara 3,98 persen. Data tersebut merupakan formulir C-1 KWK yang dikumpulkan melalui saksi-saksi AHM-RIVAI di 2.137 TPS mulai sejak kemarin.

“Sejak kemarin setelah perhitungan jam 3 sore kami mulai menghitung form C-1 KWK yang dikumpulkan langsung di lapangan oleh saksi-saksi kita yang disebarkan di 2.137 TPS. Data ini menunjukkan AHM menjadi gubernur Malut,” kata Hamid sambil memperlihatkan data rekapitulasi pada konferensi pers di kantor DPD I Golkar Malut, Kamis (28/6/2018).

Menurutnya, data yang dikumpulakan merupakan data real bukan data quick count karena berdasarkan C-1 KWK melalui saksi-saksi di TPS. AHM-RIVAI menempati posisi teratas disusul Paslon Abdul Ghani Kasuba-M Al Yasin Ali, Burhan Abdurrahman-Ishak Jamaludin (BUR-JADI) dan pada posisi terakhir yakni Paslon Muhamad Kasuba-Abdul Madjid Husen (MK-MAJU).

“Jadi presentase suara AHM-RIVAI sebanyak 32,69 persen, AGK-YA 28,71 persen, BUR-JADI 27,72 persen dan MK-MAJU 10,88 persen,” terangnya.

Hamid menjelaskan DPT Pilgub Malut sebanyak 751.432, tingkat partisipasi pemilihnya hanya mencapai 546.680 dengan suara sah sebanyak 465.713 suara. Kepastian kemenangan AHM-RIVAI ini karena AHM-RIVAI menang di 5 daerah dari 10 kabupaten/kota di Malut.

“Basis kemenangan masing-masing AHM-RIVAI menang di 5 kabupaten yakni Kepulauan Sula, Pulau Taliabu, Halmahera Utara, Pulau Morotai dan Halmahera Selatan. Basis di Halmahera Selatan yakni daratan Obi secara keseluruhan, Makayoa yang hampir dimenangkan AHM-RIVAI,” cetusnya.

Sementara kabupaten/kota dinyatakan AHM-RIVAI kalah dari 3 pasangan lawannya terdiri dari Kabupaten Halmahera Tengah AHM-RIVAI berada diurutan ketiga, Halmahera Timur AHM-RIVAI berada di urutan ketiga dan Tidore Kepulauan berada di posisi ketiga, Kota Ternate dan Halmahera Barat AHM-RIVAI menempati posisi kedua.

Jumlah suara masing-masing Paslon sesuai rekapitulasi pusat data tabulasi suara AHM-RIVAI yakni, AHM-RIVAI 152.230 suara atau 32,69 persen, AGK-YA 133.724 suara atau 28,71 persen, BUR-JADI 129.091 suara atau 27,72 persen dan MK-MAJU sebanyak 50.668 suara atau 10,88 persen.

Juru Bicara AHM-RIVAI, Sawaludin Damopoli menambahkan data yang dientri KPU diyakini sama persis dengan milik AHM-RIVAI karena berdasarkan C-1 KWK, hanya saja hingga kini belum semua data C-1 KWK diupload KPU karena beberapa kecamatan belum terkumpul yang disebabkan jarak jangkauan. Data yang belum terupload diyakini berasal dari kecamatan terjauh seperti di Pulau Taliabu, Obi Halmahera Selatan dan di Kecamatan Loloda Halmahera Utara.

“Apa yang dientri KPU kami yakin dan optimis tidak akan berbeda jauh dengan apa yang kami himpun sesuai pusat data tabulasi AHM-RIVAI, yang dientri KPU itu belum masuk Obi dan Taliabu dan kami yakni jika sudah masuk maka apa yang kami paparkan ini hampir sama persis dengan KPU. Dengan demikian AHM-RIVAI unggul dan menjadi gubernur dan wakil gubernur,” tegasnya.

Sementara itu, data real count di Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) yang masuk di KPU, baru tercatat sabanyak 2.033 TPS atau 95,13 persen dari jumlah 2.137 TPS dan masih menyisahkan 104 TPS yang tersebar di Kabupaten Halmahera Utara, Halmahera Selatan, Pulau Taliabu dan Kepulauan Sula. Data tersebut menunjukan AHM-RIVAI memperoleh suara 163.863 atau 30,91 persen, AGK-YA 163.899 suara tau 30,92 persen, BUR-JADI 138.995 suara atau 26,22 persen dan MK-MAJU 63.312 suara atau 11,94 persen. (rdx)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut