Cuaca Panas di Madinah, Banyak Jamaah Alami Dehidrasi

  • Bagikan
Cuaca Panas: Salah satu Ketua Rombongan Kloter 7 menyemprotkan air pada seluruh anggota rombongan selama perjalanan ziarah

TERNATE – Cuaca Madinah mencapai 40 derajat celcius, banyak Jamaah Calon Haji (JCH) dari Indonesia dan khusunya Maluku Utara (Malut) mengalami dehidrasi berat.

Tim Kesehatan Kloter 7 Embarkasi Makassar, dr Marilyn melaporkan banyak jamaah Malut yang tergabung dalam Kloter 7 diantaranya Kota Ternate, Tidore Kepulauan dan Kabupaten Halmahera Timur, mengalamai dehidrasi jelang siang hari akibat cuaca panas.

“Ada beberapa keluhan yang sering dirasakan oleh JCH kloter 7 yakni, bibir kering dan pecah-pecah, tumit kering dan pecah-pecah, sariawan serta mengalami mimisan. Hal ini disebabkn karena cuaca dengan suhu tinggi (panas) dan kelembaban rendah di Kota Madinah Al Mukarramah,” kata dr Marilyn dalam laporan dari Madinah yang diterima KabarMalut, Rabu (25/7/2018).

Tim Kesehatan melakukan visitasi rutin kondisi jamaah

Tim Kesehatan Kloter (TKHI/TKHD) mengimbau para jamaah untuk sering minum air walau tidak haus. Hal ini untuk menghindari terjadinya dehidrasi.

“Penanganan yang kami lakukan adalah pengobatan sesuai keluhan dan meningkatkan edukasi ke JCH untuk sering minum air, pemakaian pelembab kulit dan bibir, menyemprotkan air di wajah sesering mungkin dan memastikan JCH untuk memakai alat pelindung diri berupa masker, topi, kaca mata, payung dan alas kaki jika berada di luar pondokan,” jelasnya.

Sebelum pelaksanaan ziarah pada hari ini, telah dilakukan visitasi rutin oleh Tim Kesehatan Kloter  seperti biasanya sekaligus pemantapan kondisi jamaah yang akan mengikuti ziarah. Dari total jumlah 430 orang jamaah yang ikut, terdapat 5 jamaah dengan alat bantu kursi roda dan 20 orang jamaah yang tidak mengikuti kegiatan ziarah karena sedang pemulihan dan Lansia.

Secara umum JCH Kloter 7 dalam keadaan sehat dan aman terkendali, mohon doa agar JCH indonesia dan JCH Kloter 7 secara khusus, senantiasa diberi nikmat sehat dan nikmat kekuatan agar dapat melaksanakan rangkaian ibadah haji, umroh dan ziarah begitu pun doa untuk petugas kloter,”  pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut