Tak Ada Sertifikat Tanah, Gudang Bulog Tidak Dapat Dibangun

  • Bagikan
Kabag Ekonomi Setda Kepsul, Erwin Kussoy

SANANA – Rencana pembangunan gudang Bulog sebagai tempat penyimpanan cadangan pangan untuk kebutuhan masyarakat yang dicanangkan Pemerintah Daerah Kepulauan Sula (Kepsul), kini mengalami hambatan. Pembangunan belum bisa dilakukan karena administrasi pendukung seperti sertifikat tanah yang akan dibangun gudang Bulog tersebut, belum ada.

Kabag Ekonomi Setda Kepsul, Erwin Kusoy mengatakan, lahan rencana pembangunan gudang Bulog telah dihibahkan oleh masyarakat ke Pemda, hanya saja belum dibuatkan sertifikat lahanya.

“Kendala pembangunan Bulog ini karena sertifikat, sementara pihak pertanahan tidak ada di tempat sehingga sertifikat belum juga dapat kami buat,” kata Erwin kepada KabarMalut, Jumat (10/8/2018).

Ia juga menambahkan bahwa seluruh format pembangunan sudah disiapkan pihak Bulog dan sehingga siap untuk dibangun. Namun untuk melengkapi administrasi sertifikat tanah, belum bisa dipastikan waktunya.

“Saya belum dapat pastikan, ini bisa dirampungkan kapan,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut