Usulan Tak Diakomodir, 50 PTT Dishub Halsel Dirumahkan

  • Bagikan
Kepala Dishub Halsel, Soadri Ingratubun

LABUHA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), terpaksa harus memberhentikan 50 Pegawai Tidak Tetap (PTT) karena usulan anggaran belanja yang diajukan, tidak diakomodir Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Kepala Dishub Halsel, Soadri Ingratubun mengaku kecewa dengan Ketua TAPD Halsel, Helmi Surya Botutihe, yang mengabaikan nasib pegawai Dishub Halsle.

“Akibat ulah TAPD, Dishub harus merelakan 50 PTT-nya dirumahkan,” kata Soadri kepada wartawan, Selasa (28/8/2018).

Soadri mengatakan, pihaknya sudah berulang kali melakukan usulan sejak APBD induk 2018 hingga perubahan 2018. Namun kenyataannya tetap sama, Sekda Helmi Surya Botutihe selaku ketua TAPD tidak mau menerima usulan dengan dalil tidak mungkin menambah anggaran.

“Kalau mau PAD kita tercapai kita butuh tenaga lapangan,  sementara anggaran gaji tidak diberikan, bagaimana jadinya,” kesalnya.

Menurut Soadri,  dari 104 pegai honor (PTT) yang beroperasi di 32 titik, 50 orang harus dikorbankan dan hanya 54 yang ditahan. Alhasil tenaga lapangan di 32 titik mengalami kelonggaran.

“Kita harus mengisi 30 kecamatan tersebut pegawai kita dan itu masih kurang. Sementara tambah 50 PTT dirumahkan, ini aneh,” cetusnya.

Sebagai pimpinan, dirinya berharap agar TAPD harus membaca kondisi diinternal Dishub, dimana 50 PTT yang saat ini dirumahkan.

“Mereka ini asli putra-putri Halsel dan dikerjakan untuk membantu daerah ini bukan merugikan daerah,” ungkap mantan Kesbangpol ini.

Sembari berkata sudah 50 PTT dirumahkan sejak 4 bulan lalu,  lantaran anggaran yang di usulkan tidak diakomodir. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut