Pengejaran Dua Napi Terkendala Anggaran dan Personil

  • Bagikan
Kepala Rutan Kelas IIB Weda, Supriyanto

WEDA – Pelarian Dua Narapidana (Napi) dari Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Weda, Halmahera Tengah (Halteng) sejak Jumat 3 Agustus 2018 lalu, hingga kini belum juga ditangkap.

Kepala Rutan Kelas IIB Weda, Supriyanto mengaku, pengecaran terhadap Napi bernama Ari Faristi Lantang dan Djunaedi Abubakar terus dilakukan. Namun pihaknya terkendala dengan ketersediaan anggaran dan keterbatasan personil.

“Kami dari Rutan akan terus mengejar kedua Napi yang kabur, yang menjadi kendala kami adalah anggaran dan personil. Pengejaran membutuhkan anggaran yang cukup besar, sedangkan anggaran kita terbatas,” kata Supriyanto saat ditemui KabarMalut di ruang kerjanya, Kamis (6/9/2018).

Menurutnya, pengejaran membutuhkan biaya operasional yang memadahi seperti BBM dan lain-lain. Untuk wilayah hutan Halmahera yang sangat luas, juga sangat mustahil jika tidak ditopang dengan anggaran .

“Kami Rutan sudah mendatangi pak Kapolres untuk membangun koordinasi tentang bantuan personil untuk memback up petugas Rutan melakukan pencarian,” ungkap Supriyanto yang belum sebulan menjabat ini.

Pihaknya berharap partisipasi lapisan masyarakat, bila ada informasi keberadaan kedua Napi agar segera melaporkan kepada pihak Rutan atau kepolisian terdekat. Untuk keluarga Napi yang kabur, juga diminta bekerja sama dengan baik dengan Rutan serta aparat keamanan agar supaya kedua Napi dapat kembali ke Rutan Weda menjalani sisa masa hukuman. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut