Limbah RSUD Labuha Dikirim ke Ternate

  • Bagikan
RSUD Labuha

LABUHA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), hingga kini baru memiliki Izin Pengelolaan Limbah (IPAL) cair. Sementara limbah padat atau sampah-sampah medis, masih harus dikirimkan ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate untuk dihancurkan.

“Karena terkait incinerator kami belum memiliki izin. Pemakaian incinerator itu harus ada izin jaraknya sekitar 500 kilo dari rumah penduduk,” kata Plt Direktur RSUD Labuha, Asia Hasjim kepada wartawan, Senin (10/8/2018).

Meski demikian, pihak RSUD Labuha pernah mencoba melakukan pembakaran limbah padat di areal Tempat Pembuangan Terakhir (TPA) yang terletak di Desa Marabose dengan cara sampah-sampah medis tersebut dihancurkan menggunakan alat berat. Setelah itu digali lubang besar kemudian sampah langsung dibakar.

“Tapi karena kami belum punya izin, sementara dihentikan pembakaran sampah medis tersebut,” cetusnya.

Dirinya mengaku, sementara mesin Incinerator yang dibeli pada tahun 2014 itu masih berada di halaman belakang rumah sakit.  Untuk memindahkan, harus berkonsultasi dengan pihak ketiga sehingga tidak terjadi gangguan.

“Targetnya tahun 2019 harus pindah. Hanya saja masih terkendala anggaran,” tutupnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut