Kepala Ombudsman Sumut Buat Survei Pilpres di Medsos

  • Bagikan
Kepala Ombudsman Sumut, Abyadi Siregar, melakukan polling Pilpres 2019 di akun pribadi facebook miliknya

MEDAN – Pemilu di Indonesia berdampak pada banyak hal, termasuk pejabat negara aktif yang ikut-ikutan membuat polling (survei) pemilihan presiden (Pilpres) yang seharusnya tak dilakukan. Itulah yang terjadi pada seorang Kepala Ombudsman Sumatra Utara (Sumut) Abyadi Siregar, di media social (Medsos) facebook milik akun pribadinya.

Sebagai pejabat negara aktif, Abyadi membuat survei Pilpres dan menyebarkannya di Medsos facebook. Postingan itu dipost sejak Jumat (21/9/2018) pukul 20.46 WIB atau persis setelah pencabutan nomor urut pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) diumumkan KPU RI.

“Menarik rasanya untuk mengetahui pilihan masyarakat Indonesia dalam Pilpres 2019 mendatang. Terlebih lagi bila dikaitkan dengan dinamika Pilpres kali ini yang begitu sangat menyita perhatian publik nasional. Tarik-menarik di tengah masyarakat terjadi begitu sangat tinggi,” tulis Abyadi kepada awak media di grup Whats app Ombudsman Media.

Menurutnya, berangkat dari dinamika masyarakat itu, sehingga sangat menarik mengetahui bagaimana pilihan rakyat saat ini. Karena itulah, menarik membuat survei kecil-kecilan untuk mengetahui pilihan rakyat untuk 2019.

“Namanya juga survei kecil-kecilan, survei ini dilakukan hanya melalui medsos, yakni melalui akun facebook Abyadi Siregar. Dengan meminta pilihan teman-teman di facebook terhadap dua pasangan Capres-Cawapres, yakni pasangan nomor urut 1 Jokowi-Prof Ma’ruf Amin dan pasangan nomor urut 2 Prabowo-Sandiaga,” jelasnya.

Sampai Sabtu (22/9/2018) pukul 7.05 WIB, hasil surveinya terdapat sebanyak 112 yang memberi like. Sedangkan terdapat sekitar 135 yang memberi komentar. Tapi, dari 135 yang memberi komentar itu, hanya 86 orang yang menentukan pilihan.

Pilihan itu ada yang langsung menyebut nomor urut pasangan Capres-Cawapres di kolom komentar postingan. Tapi ada juga yang memberi isyarat yang bisa kita pahami pilihannya dengan menyebut simbol-simbol tertentu.

“Nah, dari 86 yang memberi pilihan tersebut, pasangan Capres-Cawapres nomor urut 2 Prabowo-Sandi masih unggul dengan raihan 49 pemilih (56,9 persen). Sedangkan pasangan nomor urut 1 Jokowi-Prof Ma’ruf Amin hanya meraih 37 pemilih (43 persen). Survei ini masih terus berlangsung,” pungkas Abyadi. (rdx)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut