Kejati Uji Kualitas Hotmix Sayoang-Yaba

  • Bagikan
Kasi Penkum Kajati Malut, Apris Risman Ligua

TERNATE – Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut bekerja sama dengan tim ahli dari Universitas Politeknik Manado, telah mengembilan sampel hotmix proyek pembangunan jalan dan jembatan Sayoang-Yaba, Kabupetan Halmehara Selatan (Halsel), untuk membuktikan dugaan korupsi anggaran senilai Rp 45 miliar tahun 2015. Sampel tersbut kini masih diteliti untuk mengetahui kualitas hotmix yang digunakan.

Kasi Penkum Kajati Malut, Apris Risman Ligua mengaku, kasus dugaan korupsi Sayoang-Yaba  dengan masa pemeliharaan akan berakhir pada bulan Desember 2018. Namun pada bulan Juni kemarin tim penyelidik turun ke lapangan untuk melakukan pengambilan sempel hotmix dengan mengunakan alat gotril.

“Ada sebanyak 20 sempel yang diambil untuk melakukan pengecekan tentang ketebalan dan kualitasnya,” ungkap Apris kepada wartawan, Senin (24/9/2018).

Menurutnya, sampel hotmix kini masih diuji tim ahli Politeknik Manado dengan nomor surat 859/S:/FD./07/2018. Namun secara kelengkap hasilnya hingga kini belum disampaikan ke Kejati.

“Hasilnya belum diketahui oleh Politektik, sehingga sementara masih dilakukan pendalaman dengan kualitas pekerjaan,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut