Warga Nusliko Ditemukan Tewas Gantung Diri

  • Bagikan
Polisi dan warga serta Babinsa melakukan evakuasi korban Lukas yang masih tergantung untuk diturunkan

WEDA – Masyarakat Desa Nusliko Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), digegerkan penemuan seorang pemuda, warga setempat yang bernama Lukas Pusung (33) tewas gantung diri pada salah satu pohon ketapang di pinggiran pantai Desa Nusliko.

Menurut salah satu saksi, John Indra Karendaheng sekira pukul 05:30 WIT tadi dirinya keluar rumah hendak pergi membuang hajat yang tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) atau tepatnya di samping rumah Roy. Namun secara tiba-tiba, Jonh melihat ada bayangan dari pohon ketapang.

Setelah Saksi John mendekati dengan penerangan senter bayangan tersebut, John kaget melihat sesosok manusia yang sudah dalam posisi tergantung di pohon.

“Saya langsung panggil teman saya yang bernama Fernando dan Riko yang sedang tidur,” ungkap saksi John kepada KabarMalut, Minggu (30/9/2018).

Ketiga saksi kembali ke TKP untuk mengecek korban yang tergantung di pohon ketapang dengan penerangan senter, begitu dilihat ternyata korban Lukas Pusung yang sudah tergantung. Salah satu saksi kemudian bergegas ke rumah orang tua korban untuk memberitahu kepada keluarganya, lalu saksi bersama ayah korban bernama Yosep Pusung beserta keluarga menuju ke TKP untuk memastikan bahwa anak mereka yang menjadi korban.

“Begitu tiba di TKP Ayah korban Yosep pusung dan Keluarga histeris melihat Lukas (korban) sudah terbujur kaku dengan lilitan tali di leher di pohon ketapang,” jelasnya.

Pada saat itu warga dan Babinsa Desa Nusliko Serma George Ayumi anggota Koramil 1505-02/Weda melaporkan kejadian ke SPKT Polres Halteng. Mendapat laporan warga, anggota SPKT dan Tim Inafis serta Reskrim dan Intelkam Polres Halteng menuju TKP.

Terpisah Kasat Reskrim Polres Halteng, AKP Bahrun Hi Syahban saat dikonfirmasi membenarkan ada kasus gantung diri atas nama Lukas Pusung (33). Saat ini, Tim Inafis dan Reskrim serta Intelkam sudah berada di TKP memasang garis police line untuk melakukan penyelidikan.

“Kami juga sedang meminta keterangan saksi dan melakukan olah TKP,” singkatnya. (Ajo)

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut