Jadi Otak Pencurian Uang Ratusan Juta, Oknum Lurah di Ternate Diciduk Polisi

  • Bagikan
Wakapolres Ternate Kompol Jufri Doko Malamo didampinggi Kasat Reskrim AKP Randhir Prakarna saat melakukan Press Release kasus pencurian uang yang melibatkan oknum salah satu Lurah

TERNATE – Seorang Lurah di Kota Ternate diciduk polisi lantaran diduga menjadi otak kasus pencurian uang milik salah satu pengusahan yang nilanya mencapai ratusan juta rupiah.

Wakapolres Ternate, Kompol  Jufri Doko Malamo mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan warga bernama Hanry Pranoto (49) yang mengalami kehilangan uang tunai dalam brangkasnya sebesar Rp 155.434.000 di dalam Toko Bagunan PT Credo Karunia Jaya beralamat di Kelurahan Gamalama Kecamatan Ternate Tengah, sekira pukul 19.45 WIT, Senin (12/11).

Tim Resmob Sat Reskrim Polres Ternate langsung melakukan penyelidikan yang mengarah ke dua pelaku yakni Lurah Dorari Isa Kecamatan Pulau Hiri, Rustam Kharie alias Tam dan salah satu temanya bernama Ismit Hormat alias Ismit. Tak butuh waktu lama, kedua pelaku langsung diciduk Tim Resmob untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Setelah melakukan penyilidikan Tim Resmob Polres Ternate berhasil mengamankan dua orang pelaku di dua tempat yang berbeda, Tam ditangkap di kediamanya yang beralamat di kelurahan Kasturian pekerjaan sebagai Lurah Dorari Isa Kecamatan Pulau Hiri, kemudian Ismit ditangkap di kediamanya yang beralamat kelurahan Jati Kecamatan Ternate Selatan, pekerjaan sebagai karyawan swasta,” kata Jufri didampinggi Kasat Reskrim AKP Randhir Prakarna saat melakuakn Press Release, Kamis (15/11/2018).

Jufri menambahkan, modus pelaku yang digunakan dengan cara merusak gembok pintu utama toko kemudian membongkar pintu ruangan brangkas lalu membobol brangkas dan mengambil uang di dalamnya. Kedua pelaku memiliki peran masing-masing, yakni Tam sebagai eksekutor dan pelaku Ismit berperan mengawasi dari luar toko.

“Barang Bukti yang berhasil diamanakan oleh Tim Resmob yaitu uang tunai sisah kejahatan sebesar Rp 15 juta, satu unit sepeda motor RX King, satu unit mesin cuci dan satu unit HP OPPO,” ungkapnya.

Kini kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangkan dan ditahan di Sel Tahanan Polres Ternate untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Perbuatan kedua tersangka dijerat dengan pasal 363 pasal 362 KHUP dengan ancaman hukaman maksimal 9 tahun penjara. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut