61 Hektar Kawasan Kumuh Jadi Prioritas Disperkim Ternate

  • Whatsapp
Kepala Disperkim Kota Ternate, Rizal Marsaoly

TERNATE – Penataan kawasan Kumuh menjadi program prioritas Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim) Kota Ternate, target ini dilakukan agar 2021 Kota Ternate terlepas dari 61 hektar kawasan Kumuh.

Kepala Disperkim Kota Ternate, Rizal Marsaoly mengatakan, kawasan kumuh menjadi prioritas sesuai arahan dari Kementeria Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) bahwa kawasan kumuh  pada 2021 sudah harus berkurang.

Muat Lebih

“Untuk Kota Ternate ada kurang lebih 61 hektar yang masuk dalam kawasan kumuh yang terdapat pada 12 kelurahan yang rata-rata berada di daerah pesisir pantai yang saat ini dilakuka pemantasan,” kata Rizal kepada KabarMalut, Jumat (16/11/2018).

Proses pendanaan kawasan kumuh melalui sumber dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Ternate.

“Didalam dua anggaran ini untuk pembiayaan APBN itu melalui Satker Pemantasan Kawasan Kumuh PKP dan Kota Ku Tampa Kumuh (KOTAKU),” papar  Rizal.

Rizal menuturkan, dalam iplementasi pemantasan kawasan kumuh di 12 kelurahan ini, dimulai dari 2016 semuanya berjalan dengan baik dan lancar bahkan, trend penurunan kawasan kumuh setiap tahun terus menurun. Targetnya sampai 2021 harus event plan di lapangan sehingga apa yang menjadi cita-cita dari Kementerian PU-PR,  harus nol persen secara keseluruahan se-Indonesia

“Ternate dari 61 hektar itu kita sudah masuk hampir 80 persen pemantasan kawasan kumuh sehingga sisa 20 persen itu berada di kampung Makasar Timur,” jelasnya.

Selai itu Kata Ruzal,  bahwa di beberapa kelurahan masuk melalui program Bantuan Stimulan  Perumahan Swadaya (BSPS).  Sedangkan  sanitasi dan pedestrian dan jalan pemukiman melalui Dinas PU dan KOTAKU.

“Untuk pemantasan kawasan kumuh pekerjaan tahap satu dan dua sudah selesai, sementara tahap tiga mulai pelaksanaan, target di akhir tahun semua sudah tuntas,” tutup Rizal. (Ajo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *