Bertandang ke PT IWIP, Kemenkumham Pastikan Bangun Kantor UKK Imigrasi di Halteng

  • Bagikan
Kakanwil Kemenkumham Nofli didampinggi Karutan Weda Supriyanto ketika melakukan pertemuan dengan pihak PT IWIP Halteng

WEDA – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Maluku Utara (Malut) merencanakan akan membangun Unit Kerja Kantor (UKK) Imigrasi di Halmahera Tengah (Halteng) guna meningkatkan pengawasan dan pelayanan kepada Warga Negara Asing (WNA) yang melakukan aktifitas di wilayah Halteng. Kepastian ini dilakukan setelah Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Malut, Nofli BC.IP bertadang ke PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Tanjung Uli Weda Bay Nikel (WBN).

“Hasil pertemuaan dengan manejemen PT IWIP, kami dari Kanwil Kemenkumham Malut siap membangun Kantor UKK di Weda Tengah yang akan difasilitasi oleh PT IWIP,” ungkap Nofli kepada KabarMalut via telepon, Minggu (18/11/2018).

Lanjut Nofli, dimana Kantor UKK masih dibawah wilayah kerja Kantor Imigrasi  Kelas I Tobelo, dengan adanya UKK akan mempermudah melakukan pengawasan dan pelayanan kepada TKA yang bekerja sekitar area tambang dan TKA yang bekerja di luar tambang yang ada di Halteng.

“Pelayanan dalam hal tenaga asing sudah tidak lagi ke Tobelo, langsung bisa mengurus dan melengkapi di kantor UKK. Begitu juga dalam hal laporan masyarakat tentang adanya TKA ilegal yang tanpa dokumen lengkap, yang sedang melakukan aktifitas secara tidak benar seperti pangkapan ikan (illegal fishing),” terangnya.

Terpisah, Wakil Manajer PT IWIP  Hendra, menyambut baik dengan dibangun Kantor UKK Imigrasi di Halteng guna mempermudah pengurusan dokumen TKA. Sebab selama ini pengurusan dokumen TKA harus dilakukan dii Kantor Imigrasi Tobelo Halmahera Utara (Halut).

“Jarak Kantor Imigrasi yang terletak di Tobelo Halut sangat jauh dan memakan waktu selama 18 jam pulang pergi dari Weda ke Tobelo, untuk itu kami sangat membantu akan dibangunnya kantor UKK di Halteng,” singkatnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut