Kejati Periksa Dua Saksi Dugaan Korupsi DD Orimakurunga

  • Bagikan
Kasi Penkum Kejati Malut, Apris Risman Ligua

TERNATE – Tim Penyidik Satuan Tugas Khusus Penanganan dan Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Korupsi (P3TPK) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) mulai memeriksa dua orang saksi soal dugaan penyalagunaan Dana Desa (DD) di Orimakurunga Kecamatan Kayoa Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) tahun 2017.

Kasi Penkum Kejati Malut, Apris Risman Ligua ketika mengaku penyidik telah memeriksa dua saksi terkait kasus DD Orimakurunga masing-masing berinisial BN dan HD.

“Ada dua orang kami periksa pada Jumat kemarin. Mereka diperiksa kurang lebih 2 jam mulai dari pukul 09.30 sampai 11.30 WIT,” ungkap Apris dikonfirmasi melalui via telepon, Minggu (18/11/2018).

Apris menuturkan, pemeriksaan ini secara bertahap, tahap pertama sebanyak dua orang tahap kedua sesuai rencana pada tanggal 5 Desember sebanyak 2 saksi yang bakal diperiksa.

“Prinsipnya Kejati tetap komitmen berantas korupsi, untuk itu kami meminta publik bersabar, karena untuk mengungkap kasus korupsi harus membutuhkan waktu,” tegasnya.

Sementara itu, Salah Staf BPD Orimakurunga inisial BN mengatakan ia diperiksa kurang lebih selama dua jam demham 6 pertanyaan yang dicecerkan penyidik.

“Saya siap memberikan keterangan lanjutkan apabila dipanggil oleh Penyidik,” singkat BN. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut