Diduga Hina Istri Wakil Bupati, Kepala DPMPTSP Morotai Nyaris Dihakimi

  • Bagikan
Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Pemerintahan Pulau Morotai, M. Mustafa Lasidji yang sempat mengamuk tak terima tindakan Kepala DPMPTSP Sofia Doa

DARUBA – Lantaran diduga melakukan penghinaan dan penyebaran fitnah,  Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pulau Morotai, Sofia Doa nyaris dihakimi stafnya sendiri dan Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Pemerintahan M. Mustafa Lasidji.

Kejadian tersebut bermula saat Kepala DPMPTSP Sofia Doa menyampaikan pesan (chatting) yang kurang baik kepada salah satu stafnya Yofani Bindari lewat WhatsApp di bulan lalu, terkait masalah pekerjaan. Tidak hanya itu Sofia juga pernah beradu mulut di kantor beberapa pekan lalu dengan istri Wakil Bupati Pulau Morotai, Hj Rosita Lasidji yang juga merupakan stafnya di DPMPTSP.

Hal ini berbuntut hingga pada Kamis (20/12/2018), seluruh ASN di DPMPTSP datang dan menghadap Asisten I, II dan III mengadukan permasalahan yang sudah berulang-ulang dilakukan oleh Sofia terhadap staf maupun orang lain seperti dialami Kadis Perindakop, Sekretaris dan para Kabid-Kabid DPMPTSP yang berbuntut pada pelaporan mereka ke asisten di Sekretariat Daerah.

Setelah kejadian tersebut akhirnya M. Mustafa Lasidji selaku Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Pemerintahan melakukan rapat guna mencari solusi permasalahan tersebut secara baik untuk kedua belah pihak. Namun yang berlangsung di Kantor Bupati Pulau Morotai itu tidak mau dihadiri Kepala DPMPTSP.

Video Sofia yang sedang marah dan seraya melontarkan kata kasar dan menghina istri Wakil Bupati, Rosita yang juga masih memiliki ikatan keluarga dengan Mustafa sempat beredar. Tak ingin saudaranya dihina, sontak Mustafa yang pada kejadian tersebut berada di tempat tersebut membela Rosita.

“Sebagai Kadis mestinya beliau (Sofia Doa) bisa menjaga sikap dalam bertutur jika hal itu adalah internal kantor cukup diselesaikan secara administratif. Namun dari ungkapan video tersebut terdapat  kalimat yang sudah menyinggung privasi dan itu tidak dapat dibenarkan,” kata Mustafa kepada KabarMalut.

Secara jabatan dan pribadi, Mustafa merasa tersinggung dengan tindakan dan ucapan Sofia yang melecehkan keluarganya. Apalagi kalimat terakhir dalam video ditung Sofia terkait proyek dan jabatan yang dikasih wakil bupati.

“Beliau kan seorang istri dari pejabat daerah jadi tidak boleh hina deng kata-kata seperti itu, apalagi yang menghina seorang Kadis yang tentunya memiliki latar belakang pendidikan yang baik,” cetusnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Pulau Morotai Sofia Doa ketika dikonfirmasi mengatakan, permasalahan tersebut berawal dari istri Wakil Bupati yang juga merupakan salah satu Kabid di instansi yang dipimpinnya.  Niatnya membina bawahan, namun tidak diterima keluarga sehingga hendak menyerang dia.

“Pak Don (M. Mustafa Lasidji) mangamuk itu karena bela saudaranya, tapi masalah itu kan masalah kantor, kalau Pak Don bergabung berarti saya punya laki juga akan bergabung. Tanggapan saya selaku kepala dinas saya cuma mau bikin pembinaan di staf saja, cuma karena mereka tidak mau meruba kebiasaan lama jadinya begitu,” kata Sofia.

Sofia juga menjelaskan kejadian tadi berawal apagi  dirinya sampaikan ke Sekretaris DPMPTSP menyurat ke staf yang tidak mengikuti apel supaya ada bukti bahwa surat-surat teguran.  Satu sampai dua kali teguran kemudian ada langka-langka selanjutnya.

“Tiba-tiba selesai apel, ibu wakil langsung cari saya di tempat apel, tapi sebelum apel saya telepon ibu Sek bahwa saya tidak ikut apel, karena ada undangan yang tidak bisa diwakilkan kepada yang lain, tolong laporan yang kemarin dikumpul dan belajar yang baik karena nanti ada lelang jabatan, jadi saya ingatkan di staf saya,” jelasnya.

Dirinya menyesalkan tindakan istri wakil bupati yang juga merupakan stafnya tersebut, bahkan Sofia menyarankan agar istri wakil bupati cuti dari ASN. Sehingga bisa menempatkan diri sebagai istri wakil bupati.

“ Ibu ini kan (istri wakil bupati) seorang istri pejabat Negara, seharusnya ibu minta cuti saja supaya apa yang saya marah di saya staf, ibu tidak tersinggung,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut