PGSD Unkhair Gelar Yudisium Mahasiswa dan Kerja Sama Mitra Guru SD

  • Bagikan
Ketua Jurusan PGSD Unkhair Ternate, Darmawati saat menyampaikan sambutan (Foto: Istimewa)

TERNATE – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, menggelar kegiatan Yudisium mahasiswa tahun ajaran 2018-2019 yang dirangkaikan penandatanganan kerja sama serta membangun mitra guru Sekolah Dasar (SD) Kota Ternate. Kegiatan dihadiri 12 Kepsek SD se-Kota Ternate nantinya menjadi mitra PGSD-FKIP, berlangsung di Royal Resto, Rabu (30/1) kemarin.

Ketua Jurusan PGSD Unkhair Ternate, Darmawati mengaku penandatangan kerja sama ini dalam rangka membangun mitra kepada sekolah-sekolah dasar Kota Ternate yang akan digunakan untuk melakukan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan juga Program Latihan Profesi (PLP).

“Program PLP ini akan menggantikan program PPL yang dijalankan oleh mahasiswa Strata Satu (S1) karena PPL adalah milik program PPG,” ungkap Darmawati kepada Kabarmalut, Kamis (31/1/2019).

Lebih lanjut Darmawati menjelaskan, bedanya pada saat mahasiswa S1 turun melaksanakan PPL, mereka tidak langsung mengajar. Sebab mereka belum mempunyai lisensi untuk mengajar.

“Jadi mereka tidak lagi melakukan program belajar mengajar seperti PPL II, tetapi mereka melakukan observasi terkait dengan manajemen sekolah, organisasi sekolah, perkembangan sekolah dan kegiatan-kegiatan yang ada disekolah,” tutunya.

Sementara kegiatan Yudisium, lanjut Darmawati, merupakan kegiatan mahasiswa setelah menyelesaikan ujian skiripsi serta mengumumkan hasil ujian yang diperoleh. Jumlah yudisium PGSD 54 mahasiswa terdiri dari 17  mahasiawa S1 dan 37 mahasiawa kerja sama (Reguler Sore) Pemerintah Halmahera Barat (Halbar).

“Untuk informasi wisuda kali ini sudah diberlakukan sistem kuota minimal yang diwisudakan kurang lebih 700 mahasiswa dan diberlakukan tiga kali wisuda dalam waktu satu tahun. Kibijakan ini dilakukan untuk minimalisir waktu panjang mahasiswa karena untuk ujian mahsiswa tidak batasi waktu,” pungkasnya.

Darmawati berharap untuk mahasiswa PGSD yang yudisium hari ini kelak dapat terpakai di instansi manapun dan juga mampuh menciptakan lapangan kerja. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut