CSR Warga Lingkar Tambang Belum Cair, Bupati Halut Berkantor di Depan Pos PT NHM

Ronald Muhama
Kantor Pelayanan Pemda Halut di pintu masuk Pos PT Nusa Halmahera Minerals (Foto: Ronald/KabarMalut)

TOBELO – Bupati Halmahera Utara (Halut), Frans Manery terus mengawal hak masyarakat 5 kecamatan lingkar tambang emas PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), berupa Corporate Social Responsibility (CSR) yang hingga kini belum cair atau dibayarkan pada masyarakat.

Padahal pihak perusahan (PT NHM) telah berkomitmen segera menyelesaikan kewajiban yang menjadi hak masyarakat dengan menandatangani kesepakatan bersama antara Perwakilan PT NHM, Gubernur Maluku Utara (Malut) Abdul Ghani Kasuba, Bupati Halut Frans Manerry dan Kapolda Malut yang berlangsung di Grand Dafam Bela Hotel beberapa waktu lalu.

Frans Manerry didampingi sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), para Camat serta Kepala Desa lingkar tambang PT NHM, membangun tenda dijadikan kantor untuk melakukan proses pelayanan bagi masyarakat di depan pos penjagaan pintu masuk PT NHM.

“Saya harap masalah ini bisa dapat terselesaikan dengan cepat,” kata Frans kepada wartawan, Senin (1/7/2019).

Bupati Frans yang pada saat itu juga langsung melakukan aktifitas perkantoran dengan melayani pembuatan proposal bagi kepala desa yang ada di lingkar tambang. Kepada para kepala desa dan masyarakat Frans mengimbau agar tidak melakukan perbuatan anarkis berupa pembakaran ban atau keributan lainnya, tetapi harus selalu menjaga kekompakan sebagai masyarakat, aparat desa dan Pemda.

“Saya melakukan hal ini karena ini sudah menjadi tanggung jawab saya selaku pemimpin di daerah ini. Ini bukan mencari sensasi dan perhatian, namun ini semua saya lakukan karena panggilan hati  saya sendiri dan sudah menjadi tanggung jawab saya sebagai Bupati,” jelasnya.

PT NHM dilarang beroperasi selama hak masyarakat belum diselesaikan. Aktifitasi perkantor Pemda Halut di depan pintu masuk Pos PT NHM juga akan terus berlangsung.

“Sebelum diselesaikan seluruh hak-hak masyarakat desa, tidak ada aktifitas perusahan NHM yang dilakukan dan aktiftas pemerintahan akan tetap berjalan di depan kantor NHM, ” tegas Bupati.

Pada kesempatan itu juga Wakapolda Malut, Kombes Pol Lukas Akbar Abriari bersama rombongan menyempatkan hadir untuk memantau aktifitas pelayanan masyarakat oleh Bupati dan jajaran serta mengunjungi masyarakat lingkar tambang yang berada di lokasi. Selain itu, Wakapolda juga melakukan hearing bersamadengan bupati dan jajaran, para Camat, kepala desa di 5 kecamatan lingkar tambang.

Perlu diketahui, Bupati Halut Frans Manery sehabis melakukan kegiatan di luar daerah, pada Sabtu (29/6) lalu sekitar pukul 21:00  WIT menyambangi warga 5 kecamatan lingkar tambang yang tengah menggelar aksi di PT NHM, bersama warga bupati ikut tidur di tenda warga yang dibangun di depan pintu masuk Pos Penjagaan PT NHM. (Ajo)

Hak Cipta KabarMalut