Polres Halbar Dalami Kasus KNPI dan DD Tongute Ternate

Redaksi
Kapolres Halmahera Barat, AKBP Deny Heryanto (Foto: Surahman/KabarMalut)

JAILOLO – Polres Halmahera Barat (Halbar) hingga saat ini tengah mendalami dua kasus dugaan korupsi. Diantaranya dugaan penyalahgunaan dana hibah KNPI tahun anggaran 2018 dan dugaan penyalahgunaan Dana Desa(DD) Tongute Ternate, Kecamatan Ibu Tengah.

Kapolres Halbar, AKBP Deny Heryanto mengatakan kaitanya dengan penangananan dua kasus tersebut, khususnya dugaan penyalahgunan dana KNPI sebesar Rp 350 juta, oleh penyidik telah dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Dimana penyidikan kasus tersebut juga telah menunjukan titik terang dengan adanya temuaan dugaan kerugian negara.

“Kalau untuk KNPI kita juga sudah menyurat ke Pemda untuk meminta hasil pemeriksaan audit internal Inpektorat ataupun DPPKAD, dan hasil komunikasi saya dengan Bupati Danny Missy penyampaian permintaan sudah di disposisi ke intansi teknis terkait untuk selanjutnya diserahkan,” ujar Deny kepada wartawan, Rabu (10/7/2019).

Sedangkan untuk kasua penyalahgunaan DD Tongute Ternate juga demikan, dimana untuk penanganya oleh penyidik bakal mendatangkan ahli konstruksi guna meninjau lapangan untuk menentukan kerugian selanjutnya disampaikan ke BPK.  DD Tongute Ternate diduga digelapkan oleh Bendahara Desa.

“Target kita dalam waktu dekat kedua kasus ini sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan selanjutnya penetapan tersangkanya. Tahun ini dipastikan tuntas,” tandasnya. (Ajo)

Hak Cipta KabarMalut