Satpol PP Morotai Amankan 20 Siswa Mabuk Lem Aibon

  • Whatsapp
Sejumlah siswa Madrasah Aliyah Gotalamo yang diamankan petugas Satpol PP Pulau Morotai karean diduga mabuk lem aibon (Foto: Fizri/KabarMalut)

DARUBA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, mengamankan 20 siswa Madrasah Aliyah Gotalamo yang kedapatan sedang mabuk akibat hirup lem aibon. Para siswa tersebut diamankan di belakang sekolah yang beralamat di Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Senin (19/8/2019).

Kepala Satpol PP Pulau Morotai, Junaidi Soamole menyebutkan awalnya personil Satpol PP melakukan penertiban kebersihan dan penertiban pedagang kaki lima, sekaligus memantau lingkungan sekitar yang biasa anak sekolah berkeliaran pada saat jam belajar. Alhasil di lokasi tersebut, ditemukan sekelompok siswa kalangan SMA yang sedang mengkonsumsi lem aibon.

Muat Lebih

“Kami sedang melakukan penertiban siang, dan kami juga mendapatkan informasi sehingga kami langsung turun ke lokasi dan benar kami menangkap sekitar 20 siswa menengah atas sedang mabuk lem aibon,”  kata Junaidi.

Junaidi juga menyebutkan masalah lem aibon ini menjadi perhatian khusus bagi semua pihak, baik sekolah, orang tua dan Satpol PP. Pasalnya saat ini sudah ada 2 orang siswa yang memang dinyatakan tidak sadar karena mengisap lem tersebut.

“Kami sudah mengkonfirmasi dengan pihak sekolah, sehingga kami nantinya akan mendata guna memproses rehabilitasi bersinergi dengan BNNK Morotai,” tuturnya.

Saat ini Junaidi mengaku mendapatkan informasi bahwa untuk suplay barang (lem aibon) berasal dari Tobelo, Halmahera Utara yang memang sengaja dikirim ke Morotai bagi kalangan anak-anak.

“Informasi dari Intelkam bahwa lem yang masuk dari Tobelo yang sengaja disuplay untuk dijual kepada anak-anak siswa di Pulau Morotai,” tuturnya.

Berdasarkan data dari Satpol PP Pulau Morotai, saat ini korban jiwa yang disebabkan oleh lem Aibon sudah mencapai 6 hingga 7 orang yang berasal dari Desa Wawama hingga Daruba. (Ajo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *