Tiga Mobil Pengangkut Sampah di Morotai Berhenti Beroperasi Selama Operasih Patuh 2019

  • Whatsapp
Kepala Seksi Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Bidang Persampahan dan Limba B3 DLH Pulau Morotai, Rusdi (Foto: Fizri/KabarMalut)

DARUBA – Tiga mobil sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara (Malut) berhenti beroperasi melayani masyarakat. Penghentian operasi dikarena mobil tersebut tidak memiliki kelengkapan surat-surat.

Kepala Seksi Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, Bidang Persampahan dan Limba B3 DLH Pulau Morotai, Rusdi mengaku kelengkapan surat-surat kendaraan tersebut dinyatakan hilang, dan mengakibatkan terganggunya pelayanan pengangkutan sampah selama Operasi Patuh 2019 dilakukan jajaran Kepolisian.

Muat Lebih

“Ada tiga mobil yang diserahkan dari Dinas Tata Kota dan Kebersihan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pulau Morotai pada tahun 2017 silam, namun surat-suratnya hilang, sehingga tiga mobil pengangkut sampah ini belum beroperasi karena sementara ini ada tilang Operasi Patuh 2019,” ungkap Rusdi ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu (11/9/2019).

Menurut Rusdi, sebelum diadakan Operasi Patuh 2019 DLH selalu melakukan pengankutan sampah masyarakat dan dalam sehari dua kali angkut. Namun beberpa hari terakhir pelayanan pengangkutan sampah terhenti dengan adanya Operasi Patuh 2019.

“Tiga mobil sampah ini biasanya mengangkut sampah untuk wilayah Morotai Selatan yakni Desa Daruba,  Darame, Juanga, Pandaga, Gotalamo,  Wawama, Muhajirin dan Yayasan, sementara di kecamatan lain pelayanan pengangkutan sampah mereka  menggunakan motor Kaisar,” tutur Rusdi.

Penghentian operasi sementara dilakukan karena para sopir merasa takut dengan alasan surat-surat mobil tidak lengkap. (Ajo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *