November DPC Organda Halbar Rapat Evaluasi

  • Bagikan
Ketua DPC Organda Halmahera Barat, Nikodemus H David Ratulangi (Foto: Surahman/KabarMalut)

JAILOLO – DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), menjadwalkan akhir bulan November 2019 mendatang bakal menggelar rapat evaluasi bersama pengurus Unit Organda.

Ketua DPC Organda Halbar, Nikodemus H David Ratulangi mengaku bulan November 2019 akan dilaksanakan rapat evaluasi terkait pengurus unit maupun sopir-sopir khusus angkutan umum yang belum melengkapi surat – suarat.

“Jadi saya meminta kepada teman-teman unit maupun sopir-sopir, khusus angkutan umum trayek Ibu-Jailolo, Jailolo-Tobelo dan Jailolo-Sofifi, diakhir bulan November itu akan diadakan rapat evaluasi tentang tugas-tugas kerja baik pengurus unit dan sopir-sopir belum melengkapi surat-surat, maka dilengkapi melalui Dit-Lantas Polda Maluku Utara,” kata Nikodemus kepada wartawan di depan kantor Keuangan Halbar, Selasa (15/10/2019).

Nikodemus juga  meminta para sopir jika mengangkut penumpang dan melewati jalanan umum, untuk dikecilkan volume sound system, sehingga tidak menjadi kegaduhan buat orang-orang yang beribadah dan sedang sakit. Sebab ada pengaduan dari masyarakat ke DPC Organda atas permasalahan tersebut.

“Sehingga ini menjadi suatu gambaran bahwa organda Halbar dinilai positif yang sampai saat ini masih sumber teladan di Maluku Utara, kita sangat bangga kepada teman-teman Organda, mungkin akhir bulan Oktober ini saya akan revisi Ketua Unit di Jaiolo khusus Ketua Unit Penumpang Angkutan Umum, suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, setuju atau tidak, ini organisasi. Kalau ada pengurus unit yang tidak aktif dan proaktif dengan tugas, kerjasama dengan pemerintah, maupun kepolisian dalam hal ini Lantas, maka resikonya ditanggung sendiri,” jelasnya.

Mantan Wakil Ketua DPRD Halbar ini juga menuturkan, Organda juga akan pertahankan posisi parkir angkutan umum tetap di Sasadu. Maka pemerinta daerah harusnya berikan tempat, karena kantor DPC Organda ada di areal Sasadu.

“Akan kami tertibkan nanti, selesai akhir bulan November rapat, maka kami perlakukan trayek antar kabupaten masuk Sidangoli. Dengan demikian saya mengharapkan masyarakat Sidangoli harus siap menerima, membukan diri dan memberikan penghormatan kepada semua penumpang, sebagai pemakai jasa ini, jangan lagi dia kembali kepada tahun 80-an, diminta masyarakat Sidangoli membuka hati,” paparnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut