Kejari Ternate Pastikan Tersangka Korupsi Proyek Puskesmas Sulamadaha Lebih Dari Satu 

  • Bagikan
Kasi Pidsus Kejari Ternate, Edri Eddyanto Pontoh (Foto: Yasim /KabarMalut)

TERNATE – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate memastikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Puskesman Sulamadaha tahun 2016, lebih dari satu orang. Hal ini terungkap setelah kasus ini dinaikkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan.

Kasi Pidsus Kejari Ternate, Edri Eddyanto Pontoh mengatakan penyidik telah mengantongi jumlah calon tersangka. Namun siapa yang bakal ditetapkan sebagai tersangka pada kasus yang menghabiskan APBD Rp 2,1 miliar milik Dinas Kesehatan Kota Ternate ini, belum bisa disampaikan ke publik karena belum ada perhitungan resmi kerugian negaranya.

“Jumlah tersangka Puskesmas Sulamadaha lebih dari dari satu, untuk kontraktor puskesmas tersebut Senin kemarin sudah dimintai keterangan, kita mintai dulu keterangan,” ungkap Edri kepada KabarMalut, Rabu (23/10/2019).

Penyidik kini terus melakukan pemeriksaan untuk melengkapi berkas yang dinilai masih kurang. Sambil menunggu perhitungan kerugian negara dari BPKP, baru dilakukan penetapan tersangka.

“Untuk kerugian negara yang pastinya kami tunggu dari BPKP, namun sambil menunggu, kami selesaikan BAP sampai ke tahap penyidikan, kita panggil lagi mintai keterangan mungkin masih ada yang kurang diwaktu penyelidikan,” ujarnya.

Sejumlah saksi yang sebelumnya diperiksa pada penyelidikan, kembali diperiksa dengan dibuatkan Berita Acara Penyidikan (BAP). Jumlah saksi yang sudah diperiksa sebanyak 5-7 orang dan masih terdapat beberapa saksi lagi.

“Mungkin beberapa saksi lagi yang belum dipanggilan karena terkendala masih ada kegiatan masing-masing, kita masih menunggu lagi konfirmasi ke yang bersangkutan,” akunya.

Perlu diketahui, pembangunan proyek Puskesmas Sulamadaha dibawah tanggungjawab Dinas Kesehatan Kota Ternate yang bersumber dari APBD tahun 2016 dengan pagu proyek kurang lebih senilai Rp 2,1 miliar yang dilaksanakan oleh PT Putra Angga Pratama. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut