Soal Temuan Tengkorak Manusia, Polres Pulau Morotai Sulit Ungkap Identitas Korban

  • Bagikan
Kasat Reskrim Polres Pulau Morotai, IPTU Lewangga Y.P Tandungan (Foto: Fizri/KabarMalut)

DARUBA – Penemuan tengkorak manusia di Desa Gotalamo, Kecamatan Morotai Selatan (Morsel), Kabupaten Pulau Morotai pada Rabu (4/12), hingga kini belum diketahui korbannya. Polisi merasa kesulitan mengungkap identitas korban atau tengkorak tersebut.

Kasat Reskrim Polres Pulau Morotai, IPTU Lewangga Y.P Tandungan mengaku hingga kini masih dilakukan penyilidikan atas temuan tongkarak manusia tersebut. Pengungkapan kasus ini terbilang sulit, karena sejauh ini belum ada orang yang melapor ada kehilangan anggota keluarga untuk dijadikan bahan mengungkap indentitas tengkorak.

“Jadi kalau ada yang melapor, maka kami akan lihat siapa-siapa dalam daftar orang hilang sesuai dengan laporan yang masuk di Polres, tapi sejauh ini belum ada yang melapor,” ungkap Lewangga ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (17/12/2019).

Jika terdapat ada laporan orang hilang misalnya 10 orang dalam daftar hilang, maka penyidik bakal mengambil sampel untuk dilakukan uji forensik di laboratorium.

“Intinya kami menunggu laporan orang hilang, untuk menindak kasus tersebut lebih lanjut,” tegasnya.

Sebaliknya, jika tidak ada laporan orang hilang, maka temuan tengkorak manusia ini diduga merupakan korban perang dunia dahulu kala.

“Bisa saja kita menduga kerangka (tengkorang) itu kerangka peninggalan pada saat perang dunia kedua, bila tidak ada orang yang melapor,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, tengkorak manusia yang diduga milik orang dewasa itu ditemukan oleh Sibli Lotar warga Desa Gotalamo saat dirinya bersama salah satu saudaranya hendak mengambil bambu di belakang kantor Samsat Pulau Morotai. Tengkorak manusia yang tergeletak di dalam semak semak.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut