Inspektorat Segera Teruskan Hasil Audit Dugaan Penyalahgunaan ADD dan DD Losseng ke Polisi

  • Bagikan
Kepala Inspetorat Pulau Taliabu, Gesberd Tani (Hamsan/KabarMalut)

BOBONG – Inspektorat Pulau Taliabu merencanakan dalam waktu dekat, bakal meneruskan hasil audit dugaan penyalahgunaan anggaran Alokasi Dana Desa (DD) dan Dana Desa (DD) tahun 2017-2018 dan tahap satu 2019  Desa Losseng Kecamatan Taliabu Timur Selatan, ke penyidik Reskrim Polres Kepulauan Sula (Kepsul).

“Jadi soal kasus dugaan korupsi ADD dan DD Desa Losseng itu, penyidik sudah minta hasilnya, penyidik sudah telepon saya minta hasil auditnya itu. Jadi dalam waktu dekat ini Ketua Tim ibu Ritma sudah bawa hasil audit itu ke penyidik Reskrim Polres Sula,” ungkap Kepala Inspektorat Pulau Taliabu, Gesberd Tani pada KabarMalut, Senin (3/2/2020).

Permintaan penyidik ke Inspektorat, karena kasus yang diduga menjerat Kepala Desa (Kades) Lessong, Harnono La Yai ini masih berlangsung. Penyidik belum mengantongi hasil audit kerugian dalam pengelolaan ADD dan DD tersebut.

“Penyidik sudah minta hasil audit itu untuk ditindak lanjut, agar kasus ini cepat selesai dan ada kepastian hukum dalam kasus ini, biar tidak jadi polimik lagi di desa,” terangnya.

Meski begitu, Gesberd mengaku tidak mengetahui secara terperinci dalam hasil audit bahkan jadwal rencana penyerahan hasil audit ke Polisi. Sehingga dirinya meminta wartawan untuk mengkonfirmasi ke Ketua Tim untuk lebih jelasnya.

“Biar jelas teman-teman tanya langsung saja ke ibu Ritma, karena dia yang ketua tim audit kasus itu dan dia juga yang masih bertanggung jawab atas kasus itu. Saya tidak bisa bicara banyak soal kasus itu karena saya juga tidak terlalu tahu dengan kasus itu, dan soal hari, tanggal dan waktu penyerahan berkas hasil audit ke penyidik itu juga dia yang tahu,” pungkasnya.

Sementara Ketua Tim Audit, Ritma yang menangani dugaan penyalahgunaan anggaran ADD dan DD Desa Losseng, hingga berita ini naik tayang, belum dapat dikonfirmasi. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut