Kejari Ternate Tunggu Hasil Audit untuk Tetapkan Tersangka Proyek Puskesmas Sulamadaha

  • Bagikan
Kepala Kejaksaan Negeri Ternate, Pandi Sijabat (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate menunggu hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Maluku Utara (Malut) terkait kasus duagaan tindak pidan korupsi proyek pembangunan Puskesmas Sulamadaha tahun anggaran 2016 senilai Rp 2,1 miliar.

“Kasus tersebut jika penyidik sudah menemukan kerugian negara kemudian diekspos lagi, disitulah penyidik bakal menetapkan tersangka,” ungkap Kepala Kejari Ternate, Pandi Sijabat ketika dikonfirmasi, Senin (17/2/2020).

Selain menunggu hasil audit dari BPKP Perwakilan Malut, penyidik juga masih membutuhkan keterangan ahli. Selanjutnya, penetapan tersangka akan dilakukan.

“Kalau kasus tersebut sudah pengembalian atau ganti kerugian berapa, baru penyidik bakal tetapkan tersangka,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, anggaran pembangunan ruang perawatan Puskesmas Sulamadaha bersumber dari APBD tahun 2016 dengan pagu proyek kurang lebih senilai Rp 2,1 miliar yang dikerjakan oleh PT Putra Angga Pratama yang beralamat di Kota Kalimantan Timur. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut