Hasil Swab Lama, Puluhan Warga Dikarantina Mengamuk

  • Whatsapp
Puluhan warga yang dikarantina di Sahid Hotel saat mengamuk (Istimewa)

DARUBA – Puluhan orang yang dikarantina Tim Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara (Malut) mengamuk. Warga yang dikarantina di Sahid Hotel yang terletak di Desa Juanga Kecamatan Morotai Selatan ini mulai merasa jenuh karena harus menunggu hasil tes swab yang terlalu lama.

“Kami punya tanggungan di rumah, siapa memberi makan mereka, sudah terlalu lama kami dikurung (dikarantina) di sini,” ungkap salah satu warga yang masih menjalani karantina kepada wartawan, Senin (27/7/2020).

Menurutnya, hasil swab terlalu lama keluar, sementara itu dia dan semua penghuni baiknya dinyatakan reaktif dan sedang menjalani karantina selama 14 hari sudah merasa bosan dan jenuh.

“Kami meminta supaya hasil swab kita cepat keluar dan kita bisa pulang di rumah, anak istri butuh biaya makan minum sementara kita masih ditahan, kalau lama-lama di sini juga bisa-bisa kita positif corona,” kesalnya.

Terpisah, Juru Bicara Tim Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pulau Morotai, dr Novindra Humbas ketika dikonfirmasi membenarkan adanya warga yang dikarantina mengamuk di tempat karantina.

“Iya benar memang tadi pagi ada sedikit pertanyaan dari peserta karantina terkait lamanya hasil lab keluar sehingga mereka jadi lebih lama di tempat karantina. Dan ini sudah diselesaikan secara baik-baik tadi pagi dan sudah diterima peserta karantina,” singkatnya. (*)

Pos terkait