Kasus Pengadaan Kapal Nautika Naik Status, Kejati Malut Periksa Mantan Kadikbud dan Bendahara

  • Whatsapp
Kasi Penkum Kejati Maluku Utara, Richard Sinaga (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara (Malut) akhirnya meningkatkan status kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan Kapal Nautika di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Malut dari penyelidikan ke penyidikan. Mantan Kadikbud Imran Yakub dan Bendahara Dikbud Nufiyanti diperiksa sebagai saksi.

“Kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan. Jadi ini panggilan pertama untuk mereka (mantan Kadibud Malut Imran Yakub dan Bendara Dikbud yakni Nufiyanti),” Kasi Penkum Kejati Malut, Richard Sinaga dikonfirmasi KabarMalut, Senin (26/10/2020).

Bacaan Lainnya

Richard mengaku penyidik menjadwalkan hari ini memeriksa empat orang saksi, namun dua diantaranya tidak hadir tanpa alasan.

“Sebenarnya sebanyak empat orang, tapi yang hadir hanya dua orang,” tegasnya.

Dua orang saksi tidak hadiriri panggilan penyidik, lanjut Richard, berasal dari pihak rekanan pekerjaan proyek tersebut. Penyidik bakal melayangkan kembali surat panggilan terhadap saksi yang berlum diperiksa.

jadi perkembanagan lebih lanjut nanti pihaknya sampaikan kepada kawan-kawan dan yang pastinya kasus tersebut tetap berjalan sebagaimana ketentuan yang berlaku.

“Jadi yang tidak hadir hari ini adalah panggilan pertama itu semua dari pihak rekanan. Nanti dijadwalkan ulang pemanggilanya,” pungkasnya. (*)

Pos terkait