Burhan Abdurahman Kembalikan Aset Daerah

  • Bagikan
Walikota Ternate yang mengajukan cuti untuk mengikuti pemilihan gubernur mengembalikan sejumlah aset. (Foto: Suratno Taib)

TERNATE – Pasca penetapan Walikota Ternate, Burhan Abdurahman sebagai calon gubernur dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) provinsi Maluku Utara, hingga bulan Juni mendatang, maka seluruh aset yang melekat saat menjabat sebagai walikota dikembalikan ke pemeritah Kota Ternate.

Penyerahan aset tersebut diserahkan langsung walikota kepada Sekretaris Daerah Kota Ternate M. Tauhid Suleman di halaman kantor walikota, Rabu (14/2/2018). Aset yang serahkan berupa aset bergerak dan tidak bergerak.

Hadir pada acara penyerahan aset, para pejabat eselon II, III dan IV di lingkup Pemkot Ternate serta ASN dan PTT Pemkot Ternate. Tampak suasana haru mewarnai acara penyerahan aset saat menyalami satu per satu pejabat maupun ASN dan PTT yang menghadiri acara tersebut.

Usai menyerahkan aset daerah Burhan mengatakan, sebagai warga negara yang taat azaz, penyerahan aset dan personil Satpol-PP merupakan sebuah kewajiban dalam mematuhi undang-undang.

“Hari ini, saya serahkan aset pemerintah termasuk personil kepada sekretaris daerah, sebagai wujud dari tanggungjawab,” kata Burhan dihadapan ASN yang saat menghadiri acara penyerahan aset dan personil kemarin.

Dia berharap, dengan tidak menggunakan fasilitas negara dalam proses Pilgub, tahapan-tahapan dapat berlangsung dengan fair dan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Mulai besok, sampai dengan 23 Juni 2018 saya akan mengikuti tahapan-tahapan Pilkada dan Insya Allah saya akan kembali di tengah-tengah kita semua, setelah proses selesai,” ujar Haji Bur sapaan akrabnya.

Sementara itu, Sekot Ternate M. Tauhid Suleman ketika diwawancari terkait penyerahan tersebut membenarkan penyerahan aset oleh Walikota Ternate kepada dirinya sebanyak tiga aset bergerak, diantaranya 1 unit mobil sedan, 1 unit mobil Fortuner, dan 1 unit mobil Kijang Innova, kemudian dalam waktu yang bersamaan walikota juga menyerahkan 10 personil Satpol-PP yang melakukan penjagaan di kediaman walikota selama ini.

“Aset-aset yang diserahkan ini akan digunakan untuk kepentingan pemerintah daerah sesuai berita acara penyerahan karena di dalam berita acara menyebutkan bahwa aset diserahkan itu dipakai untuk kepentingan pemerintah,” sebutnya. (ags)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut