ULP Halbar Masih Gunakan SPSE Versi Lama

  • Bagikan
Ketua ULP Halbar, Herman

JAILOLO – Unit Pelayanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) mengaku masih menggunakan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) versi 3.6 atau sistem lama.

Walaupun demikian, ULP mulai berupaya tahun 2018 sudah akan menggunakan SPSE versi 4.2 atau sistem baru. Apalagi langkah ini sudah dikoordinasikan dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

“Masih gunakan sistem yang lama. Tetapi tahun ini, kita akan membuat sosialisasi, sehingga bisa diterapkan SPSE versi 4.2,” aku Herman, ketua ULP Halbar kepada kabarmalut.co.id, di ruang kerjanya, Rabu (14/2/2018).

Menurut Herman, pihaknya sudah berupaya dari sejak 2017 kemarin mengundang para penyedia khususnya lokal. Namun, mereka tidak hadir, padahal itu sangat penting dengan tujuan sosialisasikan SPSE versi 4.2 tetapi di tahun 2018 akan kembali mengundang.

“Tahun kemarin kami sudah undang, tapi mereka tidak hadir. Tapi tahun ini kami akan kembali mengundang,” cetusnya.

Herman menjelaskan, kelebihan SPSE versi 4.2 sumua hasil input sudah tercontring dan bila adanya kekurangan maka penyedia sudah bisa mengetahui dari kekurangan untuk dilengkapi.

“Versi 4.2 kelebihannya seperti itu, sehingga kedepan membuka tender sudah dapat menggunakan versi tersebut,” tandasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut