Jelang UN, Kepsek SMP Negeri 42 Halsel Menghilang

  • Bagikan
Samsudin Sidik

LABUHA – Puluhan siswa SMP Negeri 42 Kabupaten Halsel terancam tak lulus Ujian Nasional tahun 2018. Hal ini dikarenakan Kepala SMP 42 Halsel, Ade Mutari meninggalkan tugas sudah lebih dari dua bulan dan tidak diketahui entah kemana. Padahal para siswa seharusnya diberikan pemantapan sebelum ujian nasional (UN) dilaksanakan. Sementara UN dilaksanakan pada hari Senin pekan depan.

Samsudin Sidik, salah satu tokoh masyarakat Desa Orimakurunga Kecamatan Kayoa Selatan, mendesak Kepala Dikbud Halsel, Nurlela Muhammad mengabil tindakan tegas mencopot Kepala Sekolah, Ade Muntari, karena tidak bertanggung jawab.

“Saya minta supaya Dikbud Halsel mengambil tindakan tegas terhadap yang bersangkutan. Sudah dua bulan  lebih kepsek tak ada di tempat. Para siswa maupun orang tua wali murid resah karna tak ada pemantapan jelang UN,” ungkap Samsudi kepada KabarMalut, Selasa (3/4/2018).

Sebagai masyarakat setempat, dirinya mengancam tindakan Kepala Sekolah yang lepas tangggung jawab. Mestinya kata Samsudin, menjelang ujian nasional Kepala Sekolah harus ada di tempat untuk menyiapkan materi ujian.

“Saya mengecam tindakan kepsek yang lari dari kewajibannya. Seharusnya Kepsek aktif di sekolah dan menyiapkan materi UN bagi anak didiknya,” cetus pria yang akrab disapa Dino itu.

Akibat dari ulah kepala sekolah yang tak kunjung masuk sekolah, orang tua anak didik menjadi khawatir anak-anak mereka tak dapat melaksanakan ujian yang berakibat pada anak didik tak lulus dalam UN.

“Saya mendesak Kadikbud segera mengambil tindakan tegas dengan mengganti yang bersangkutan agar persiapan UN bisa berjaln lancar. Jika ini dibiarkan pihak Dikbud, Saya khawatir seluruh peserta UN tak lulus,” pungkasnya. (Ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut