Jika Tidak Netral, Kapolda Malut Pasti Dicopot

  • Bagikan
Komisioner Kompolnas RI, Pungki Indarti

TERNATE – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) RI, menanggapi desakan berbagai organisasi dan anggota  Komisi III DPR yang meminta Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, mencopot Kapolda Maluku Utara (Malut) Brigjen Pol M Naufal Yahya, atas dugaan tidak netral dalam proses Pilgub Malut 2018.

Komisioner Kompolnas RI, Pungki Indarti mengatakan jika benar Kapolda Malut, Brigjen Pol M Naufal Yahya terlibat dalam politik praktis, maka Kapolri pasti akan mengambil langka pemecatan.

“Kalau itu memang benar, Kapolri tidak akan tinggal diam dan akan segera mencopot anggota polisi yang tidak netral pada Pemilu itu,” kata Pungki kepada wartawan pada selah-selah kunjungan di Mapolres Ternate, Jumat (3/8/2018).

Baca Juga: Kapolda Mengaku Jika Memihak di Pilgub AHM-RIVAI Tidak Menang

Terpenting, dugaan tersebut harus disertai bukti agar langsung ditindak lanjuti dan tidak berbaur fitnah.

“Tapi kalau hal itu tidak bisa dibuktikan, berarti ini fitnah dong,” terangnya.

Pungki berharap dengan kunjungannya kali ini bisa berdampak baik bagi institusi Kepolisian di Malut dan menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi yang nantinya memecah belahkan persatuan NKRI. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut