Kantor Bahasa Malut Gelar Penyuluhan Bahasa Indonesia Bagi Media Massa

  • Bagikan
Penyluhan Bahasa Indonesia Bagi Media Massa yang dilaksanakan Kantor Bahasa Malut

TERNATE –  Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara (Malut), menggelar penyeluhan bahasa Indonesia Bagi Media Massa yang dihadiri sejumlah pelaku media massa yang tergabung dalam media cetak, online serta media eletronik televisi dan radio.

Kepala Kantor Bahasa Malut, Syarifuddin mengatakan, kegiatan ini sasarannya bagi pelaku media agar memproritaskan penggunaan bahasa Indonesia yang baku di media massa sesuai dengan kaidah.

“Sebab kami, tidak bisa bergerak sendiri tanpa media massa,” kata Syharifudin kepada KabarMalut, di Hotel Cornel Plaza, Sabtu (25/8/2018).

Menurutnya, media tidak bisa tidak harus menggunakan bahasa, berdasarkan Undang-Undang nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta lagu kebangsaan tepatnya pada pasal 36, bahwa bahasa Indonesia wajib digunakan dalam media massa,

“Boleh menggunakan bahasa daerah atau bahasa asing, kalau tujuan tertentu, itu tidak dilarang, Kalau secara umum harus menggunakan bahasa Indonesia baku sesuai dengan kaidah,” tegasnya.

Syarifudin juga menuturkan, setiap tahun Kantor Bahasa Malut selalu mengundang diskusi dengan pelaku media tentang penggunaan bahasa dalam media massa dan tidak melepas begitu saja dengan media, karena sudah dilegitimasi  untuk mengawasi dalam hal penggunaan bahasanya. Secara subtansinya, sebut Syarifuddin, bahwa  bila menggunakan sesuai dengan kaidahnya  maka semua informasi akan cepat dan mudah dipahami pembaca.

“Kalau misalnya bahasa itu tidak sesuai dengan kaidah atau amburadul, akan sulit bagi pembaca menerima informasi yang dituliskan dalam media massa. Sedangkan media itu sendiri sasaranya bukan orang tertentu atau pihak tertentu, tetapi sasarannya untuk masyatakat umum atau wajib, karena wajib untuk semua itu maka media massa harus menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan kaidahnya dan kalau sesuai dengan kaidah maka mudah dipahami pembaca atau khalayak,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyeluhan Bahasa Indonesia Bagi Media Massa, Abdul Rahim Husin menambahkan, masih terdapat beberapa kegiatan lagi untuk tahun ini bagi masyarakat umum, diantaranya uji kemahiran berbahasa Indonesia dan penyeluhan penggunaan Bahasa Indonesia.

“Kegiatan selanjutnya yang menjadi sasaran adalah masyarakat dan instansi pemerintah serta kegiatan seperti ini tetapi polanya berbeda,” singkatnya.

Narasumber dalam kegiatan ini dinataranya Kepala Kantor Bahasa Malut, Syarifuddin dengan materi Ejaan Bahasa Indonesia dalam Media Massa, Aktivis Media Massa dan Akademisi  dari UMMU Ternate, Zulkifli H.Saleh  dengan materi Penggunaan Bahasa Jurnalistik dalam Media Massa, serta Nurmala selaku pengkaji Bahasa di Kantor Bahasa Malut, dengan materi Penggunaan Kalimat dan Paragraf  dalam Media Massa. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut