Mobil Pengantin Terbalik, Satu Orang Tewas

  • Bagikan
Mobil pick up yang ditumpangi pasangan penganti terbalik dan mengakibatkan satu korban tewas

SANANA – Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) akses jalan Manaf-Wainib, kembali memakan korban jiwa. Sebuah mobil pick up yang ditumpangi pasangan penganti baru Faisal Fokaaya dan Hasna Buamonabot beserta keluarga, sekira pukul 13.00 WIT terbalik karena tidak bisa menaiki tanjakan.

Kasat Lantas Polres Kepsul, Iptu Mohtar Saniapon mengatakan, mobil naas yang dikemudikan Sardi Gangkunoras (29) dengan nomor polisi DG 1517  XY awalnya dari Desa Nahi Kecamatan Sulabesi Barat hendak menuju Desa Fuata Kecamatan Sulabesi Selatan dan ditumpangi 14 orang. Namun gagal melewati tanjakan tinggi, akhirnya mobil termundur dan menggilas salah satu penumbang yakni Sarif Buamonabot ketika melompat ke arah belakan mobil hingga tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Untuk sementara anggota kami masih di TKP, setelah memintai keterangan saksi, yang juga menumpangi mobil itu, dijelaskan mobil yang tiba-tiba tidak dapat menaiki gunung itu langsung termundur, Korban SB yang duduk paling belakang besama 3 orang dengan posisi membelakangi mobil dan menggantung kaki di bagian luar mobil itu langsung melompat keluar, karena lompatnya tepat di jalur mobil yang terundur, hingga dirinya tergilas dan meninggal,” ungkap Mohtar Saniapon saat diwawancarai KabarMalut, Kamis (12/9/2018).

Ketika mobil termundur, sopir tidak bisa menahan laju kendaraan hingga mobil terbalik ke posisi kanan dan mengakibatkan sejumlah penumpang mengalami luka-luka akibat benturan keras. Korban luka-luka yakni Novita Fatce (25) terkena benturan keras pada bagian pinggang, Mahria Kailul, Suhaimi Umafagur dan Sardi Gangkunora mengalami luka ringan.

“Beruntung dua anak kecil yang juga menumpangi mobil naas itu juga selamat,” jelasnya.

Untuk kepentingan penyelidikan, penyidik Sat Lantas langsung menahan sopir beserta barang bukti mobil setelah dilakukan olah TKP. Para korban sembat dibawa ke RSUD Sanana guna mendapat pertolongan medis.

“Pelaku dalam hal ini sopir telah kami amankan, begitu juga dengan mobilnya, sementara korban meninggal dunia sempat dilarikan ke RSUD untuk diotopsi. Begitu juga dengan korban yang lain guna mendapat perawatan medis,” pungkasnya.

Setelah otopsi, korban yang tak lain merupakan kaka pengantin perempuan ini, langsung dibawah ke rumah duka di Desa Nahi untuk disemayamkan. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut