Jelang PSU, PKS Kepsul Belum Tentukan Sikap

  • Bagikan
Ketua DPD PKS Kepsul, Zulfahri Abdullah Duwila

SANANA – Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Maluku Utara (Malut) di dua kecamatan dan 6 desa, salah satunya Kecamatan Sanana Kepulauan Sula (Kepsul). Namun jelang pelaksanaan PSU, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kepsul hingga kini belum menentukan sikap dukungan.

Ketua DPD PKS Kepsul, Zulfahri Abdullah Duwila mengaku partai yang dipimpinnya itu sampai saat ini belum ada arahan politik apapun menjelang PSU.

“Dari partai belum memberikan arahan apa-apa kepada kami,” kata Zulfahri saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (25/9/2018).

Wakil Bupati Kepsul mengatakan, meski PSU ini melibatkan empas Paslon yang betarung, namun hanya dua Paslon yakni Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar (AHM-RIVAI) dan Abdul Ghani Kasuba-M Al Yasin Ali (AGK-YA) yang memiliki peluang meraih dukungan untuk menduduki jabatan gubernur dan wakil gubernur.

“Biar semua pasangan juga ikut, namun hanya dua (AHM-RIVAI dan AGK-YA) yang akan berkompetis,” singkatnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut