Kemenkumham Malut Sosialisasi Kewarganegaraan

  • Bagikan
Foto bersama seusai pembukaan kegiataan Sosialisasi Kewarganegaraan

WEDA – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Maluku Utara (Malut) melaksanakan sosialisasi kewarganegaraan di Weda Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). Kegiatan ini berlangsung di ruang aula Hotel Tiara.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kemenkumham Malut, Jamaludin Bc.I.P mengatakan pentingnya status kewarganegaraan dalam mendapatkan kepastian hukum. Sebagai warga negara dan masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan,hak dan kewajiban yang sama.

“Dimana setiap orang haruslah terjamin haknya dan mendapatkan status kewarganegaraan, sehinga terhindar dari kemungkinan menjadi stateless atau tidak memiliki kewarganegaraan,” ungkap  Jamaludin kepada KabarMalut, Kamis (8/11/2018).

Jamaludin menjelaskan, setiap negara tidak boleh membiarkan seseorang memiliki dua status kewarganegaraan sekaligus, karena diperlukan perjanjian kewarganegaraan antara negara-negara modern untuk menghindari status Dwi kewarganegaraan.

“Dalam pasal 26 ayat(1) UUD 1945 yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan UU sebagai warga negara, menentukan kewarganegaraan dikenal dengan asas ius soli atau asas daerah kelahiran dan ius sanguinis atau asas yang menentukan kewarganegaraan menurut pertalian darah atau keturunan dari orang yang bersangkutan,” jelasnya.

Terbentuknya suatu Negara, lanjut Jamaludin, memiliki empat unsur diantaranya, adanya wilayah, penduduk, pemerintah yang bedaulat dan pengakuan dari negara lain.

“Sudah jelas diatur dalam Undang-undang setiap warga negara Indonesia tidak dibenarkan memiliki status kewarganegaraan rangkap atau ganda,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut