Operasi Zebra Temukan Pelanggaran Lalu Lintas di Malut Meningkat

  • Bagikan
Kabid Humas Polda Malut, AKBP Hendry Badar didampinggi Kaur Penum AKP Hefrizon

TERNATE – Pelanggaran berlalu lintas di Maluku Utara (Malut) terus melangami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2017. Hasil Operasi Zebra Kieraha 2018 oleh Polda Malut dan Polres sejak 30 Oktober hingga 12 November 2018, tercatat trend pelanggaran berlalu lintas kian meningkat.

Kabid Humas Polda Malut, Hedry Badar menuturkan, hasil Operasi Zebra Kieraha 2018 trend pelanggaran Lalu Lintas di wilayah Malut mengalami kenaikan 3 persen yakni masih didominasi oleh pelanggaran penggunaan helm yaitu mengalami kenaikan 56 persen pada tahun 2017 sebanyak 2.371 pelanggaran penggunan helm 2018 sebanyak 3.700 pelanggar. Sedangkan untuk usia pelaku pelanggaran didominasi umur 21-25 tahun yaitu sebanyak 977 pelanggaran untuk data terkait masalah kecelakaan Lalu Lintas mengalami kenaikan.

“Operasi Zebra Kieraha 2017 jumlah kecelakaan Lalu Lintas 4 naik menjadi 5 kejadian di tahun 2018, naik 25 persen. Pada Operasi Zebra Kieraha tahun 2017 jumlah korban meninggal dunia 1 orang naik menjadi 2 orang di tahun 2018 naik 100 persen,” ucap Hendry didampinggi Kaur Penum AKP Hefrizon kepada wartawan, Selasa (13/11/2018).

Di tahun 2017 korban luka berat berjumlah 2 orang tetap menjadi 2 orang pada tahun 2018. Tahun 2017 korban luka ringan naik menjadi 13 orang pada tahun 2018 naik 1.300 persen. Pada Operasi Zebra Kieraha tahun 2017 kerugian materiil sebanyak Rp 7.000.000 menjadi Rp 64.500.000 pada tahun 2018 atau naik 821 persen.

“Secara umum masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam keselamatan berlalulu Lintas jadi masalah utama dari 17 korban kecelakaan Lalu Lintas 9 diantaranya merupakan umur 0-15 tahun. Ini harus jadi peringatan untuk kita semua karena anak dibawah umur masih mendominasi kecelakaan Lalu Lintas,” tegasnya.

Lebih lanjut kata Hendry, mohon kerjasama peran orang tua untuk mencegah anak-anaknya yang masih dibawah umur agar tidak menggunakan kendaraan bermotor karena akan membahayakan jiwannya di jalan raya.

Sementara terkait dengan tindakan tilang pada Operasi Zebra 2018 mengalami penurunan 4 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya, Polda Malut dan jajaran mengelurakan tilang sebanyak 4.987 tahun 2017 dan 2018 hanya 4.780 tilang.

“Tilang terdapat pada Polres Ternate itu sebanyak 797 tilang, teguran naik 33 persen yang mana pada tahun 2017 Polda Malut dan jajaran memberikan teguran sebanyak 1.193 menjadi 1.589 pada tahun 2018. Teguran terbanyak terdapat pada Polres Ternate sebanyak 380 teguran,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut