SMPN 6 Maba Gelar Upacara Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-73 Tahun

  • Bagikan
Suasana upacara Hari Guru Naisonal dan HUT PGRI ke-73 tahun yang dilaksanakan di Lapangan Upacara SMPN 6 Maba.

MABA – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 6 Maba Kabupaten Halmahera Timur ( Haltim) bersama SD Inpres Peteley dan SD Negeri Waci, menggelar upacara peringatan Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-73 tahun. Kegiatan yang di laksanakan di Lapangan Upacara SMPN Maba dihadiri oleh Kepala Desa (Kades) Peteley dan Kades Waci serta Masyarakat Setempat, Senin (26/11/18).

Pada Kesempatan tersebut, Kepalah Sekolah SMPN 6 Maba, Nuryati Abubakar saat memberikan sambutan, sangat berterima kasih kepada para Guru dan penghargaan atas dedikasi pengabdian serta komitmen mewujudkan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Saya turut serta berterima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, atas dedikasi komitmen, dan segala ihtiar yang telah dilakukan oleh guru-guru dan tenaga kependidikan dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa,” ungkap Nurhayati.

Antusias para siswa-siswi SMPN 6 Maba, SD Inpres Peteley dan SD Negeri Waci, menggelar upacara peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-73 tahun.

Acara yang betemakan ‘Wujudkan Guru Sebagai Penggerak Perubahan Menuju Generasi Cerdas, Berahlak, Berkarakter, Berprestasi dan Peduli Lingkungan’ ini. Nurhayati mengajak kepada para Guru untuk dalam mendidik siswa maupun siswi harus menerapkan asas disiplin dan menjadi seorang guru atau Pendidik yang memiliki perilaku baik, sehingga menjadi contoh yang baik pula bagi para siswa-siswi.

“Kita sebagai Guru harus menerapkan asas disiplin, karena Guru sebagai panutan bagi siswanya baik di lingkungan sekolah maupun di luar. Karena apapun yang dikatakana oleh seorang guru sudah pasti diikuti oleh murid dan apapun yang dilakukan oleh dalam mendidik pasti akan diikuti oleh muridnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ati sapaan Kepsek, pada tanggal 25 November 2018 PGRI genap usia 73 tahun. Usia yang cukup matang dan dewasa bagi sebuah organisasi selama kurun waktu tersebut, banyak pengabdian yang telah disumbangkan dan didedikasikan oleh para Guru sehingga hal tersebut patut diperingati bersama.

“Pada usia yang ke-73, Usia Organisasi Profesi yang matang Patut diperingati bersama,” tutup Kepsek. (rdx)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut