Dinkes Pulau Morotai Terjunkan TGC Bantu Korban Banjir

Fizri Nurdin
Tim Kesehatan dari rumah ke rumah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan sosialisasi pencegahan penyakit pasca banjir (Foto: Istimewa)

DARUBA – Banjir yang melanda sejumlah desa di Kabupaten Pulau Morotai, membuat Dinas Kesehatan dan KB mengerahkan Tim Gerak Cepat (TGC) untuk membantu warga yang terkena musibah banjir. Tim yang dipimpin Anwar Heuvelman, membawa sertakan logistik dan obat-obatan.

Kadis Kesehatan Pulau Morotai, Viktor Palimbong mengatakan pengangkutan logistik dan pembagian tim memakan waktu beberapa jam, sebelum tim benar-benar terjun ke lokasi. Selain itu, sebelum tim bergerak, instruksi sudah diinformasikan ke seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) untuk membantu masyarakat di lokasi.

“Sekitar 20 tenaga yang diberangkatkan bersama ketua tim untuk pendistribusian awal, disusul tim medis dan paramedis untuk penanggulangan banjir. Total ada 2 tim tenaga medis,” kata Viktor pada KabarMalut, Selasa (29/1/2019).

Tim Kesehatan mengunjungi warga yang terkena bencana banjir (Foto: Istimewa)

Tim sempat mendapat kendala dalam perjalanan menuju lokasi menuju Morotai Jaya karena akses yang terputus dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan akibat banjir. Tim pun harus berjalan kaki 20 KM untuk sampai ke tempat tujuan.

“Tim mendapat hambatan saat menuju desa Sopi. Sebab, akses ke Desa Sopi hanya sampai di Desa Losuo. Sedangkan jika ditempuh lewat laut juga sangat tidak memungkinkan,” terangnya.

Pemeriksaan kesehatan terhadap korban banjir (Foto: Istimewa)

Saat ini, tim masih berada di lokasi banjir, yakni Morotai Jaya, Sopi, Sopi Majiko dan Desa Losuo untuk penanggulangan pasca banjir. Tim TGC akan dirolling dan penambahan tenaga.

“Pemeriksaan kesehatan terus dilakukan, dan tim masih tetap stay di lokasi menjaga kemungkinan terjadinya banjir susulan serta telah membuka posko di Desa Raja,” terangnya.

Sedangkan para tenaga medis dan paramedis yang berada di Puskesmas, langsung membantu warga dengan turut membantu warga membersihkan rumah warga dan mengevakuasi barang milik warga serta langsung memeriksa keadaan warga di lokasi. (Ajo)

Hak Cipta KabarMalut