Investasi ADD ke Karopoto, Nasib Kades Tutumaloleo Terancam Dinonaktifkan

  • Bagikan
Ilustrasi: Kantor Karopoto

TOBELO – Kasus dugaan penyalahgunaan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) yang melibatkan Kepala Desa Tutumaloleo,  Kecamatan Galela Utara, Kabupaten  Halmahera Utara (Halut), Noak Ganap sebanyak Rp 200 juta  yang telah diinvestasikan ke Karapoto mendapat perhatian khusus dari Bupati Halut Frans Manery.

Bupati mengaku tidak segan memberhentikan sang Kades dari jabatannya, jika hasil pemeriksaan Inspektorat terbukti menginvestasikan ADD ke Karapoto.

“Saat ini kita menyerahkan kepada Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan, jika Inspektorat mendapatkan bukti kuat keterlibatan Kades menyalahgunakan ADD, akan kami berhentikan,” terang Bupati Halut, Frans Manery saat dikonfirmasi, Rabu (30/1/2019).

Menurut Frans, Pemda tetap bertindak sesuai norma hukum berdasarkan prosedur penyelesaian. Pihak Inspektorat telah melaksanakan pemeriksaan dugaan keterlibatan Kades yang menginvestasikan ADD ke Karapoto jika terbukti maka Kades akan diberhentikan sementara.

“Saat ini saya menyerahkan ke Inspektorat untuk turun memeriksa kasus tersebut, jika terbukti maka Kades akan dinonaktifkan,” tegas Bupati.

Sementara Kepala Inspektorat Halut, Toni Kapow saat dikonfirmasi membenarkan, bahwa kasus keterlibatan Kades Tutumaleleo  tersebut, pihaknya telah membentuk tim untuk turun memeriksa terhadap Kades Noak Ganap yang diduga menyalahgunakan ADD tahun 2018.

“Saat ini rekomendasi tim pemeriksaan sudah dikeluarkan berdasarkan persetujuan Bupati, nanti tinggal menunggu hasil pemeriksaan,” terang Tony. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut