Pemkab Pulau Morotai Akhirnya Bayar Gaji Pegawai TKD

  • Whatsapp
Sekda Pulau Morotai, Muhammad M Kharie (Foto: Fizri/KabarMalut)

DARUBA – Sejumlah  pegawai  Tenaga Kontrak Daerah (TKD) Kabupaten Pulau Morotai yang mengeluh soal gaji, akhirnya bernapas legah. Pasalnya, di awal Februari ini, Pemkab Pulau Morotai telah melakukan tahapan pembayaran gaji di bulan Desember 2018 dan Januari 2019.

Sekertaris Daerah (Sekda) Pulau Morotai, Muhammad M Kharie mengatakan sebagian  gaji pegawai honorer (TKD) yang belum sempat terbayar  dua bulan kemarin, hari ini sudah dalam tahapan proses pembayaran.

Muat Lebih

“Sementara sudah dalam tahapan pembayaran,” kata   Setda Karie saat dikonfirmasi Kabar Malut Kamis (7/2/2019).

Keterlambatan pembayaran gaji honorer dua bulan itu,  disebabkan ada perselisihan anggaran di bulan Desember, sehingga ada sebagian  yang belum sempat terbayar. Total anggaran yang belum terbayar sebesar Rp 500 juta.

“Untuk gaji bulan Desember mulai terbayar, sementara Januari kemarin ada sedikit perubahan SK, tapi sementar ini juga dalam tahapan pembayaran,” ungkapnya.

Dia menambhkan honor TKD setiap tahunnya ada perubahan SK atau peraturan dari Bupati yang berlaku setiap tahunnya. Misalnya anggaran honorer, di tahun 2018 kemarin beda lagi dengan tahun ini. Perubahan SK yang dikeluarkan Bupati  disesuaikan dengan jumlah tenaga TKD. Dimana, para honorer misalnya sebanyak 10 orang yang ditempatkan di Dinas Perhubungan dan nantinya disesuaikan dengan jumlah desa binaan.

“Misalnya ada dua desa, maka per desa ditempatkan sebanyak lima orang. Dengan adanya perubahan itu, kami kembali mengatur ulang semua dan disesuaikan dengan Bank, karena kali ini semua pembayaran dengan sistem non tunai,” jelasnya.

Dia menegaskan, setelah pembayaran gaji,  para jumlah TKD bakal dievaluasi kembali, sebab di tahun ini belum ada tambahan tenaga TKD.

“Jumlah TKD sementara  ini tidak sebanyak tahun kemarin, tinggal kami evaluasi yang ada saja,” pungkasnya. (Ajo)

Pos terkait