Proses Temuan DD dan ADD Mandaong 2017 Telah Selesai

Redaksi
Kepala Inspektorat Halsel, Slamet Ak (Foto: Istimewa)

LABUHA – Temuan dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Mandaong, Kecamatan Bacan Selatan tahun 2017, prosesnya telah selesai. Penyelesaian dilakukan dengan cara pengembalian anggaran ke kas negara oleh Kepala Desa Mandaong, Zulkifli Robo.

Kepala Inspektorat Halsel, Slamet Ak ketika dikonfirmasi membenarkan audit tahun 2017 pihaknya menemukan ada tiga item kegiatan yang diduga bermasalah yakni, pembayaran gaji BPD senilai Rp 49.800.000, delapan buah prasasti senilai Rp 16.000.000 dan kekurangan volume pekerjaan drainase senilai Rp 7.000.000. Namun sudah diselesaikan oleh Kepala Desa dengan cara pengembalian anggaran ke kas negara.

“Semua sudah diselesaikan (pengembalian) oleh dia (Kades Zulkifli). Semua sudah ditindak lanjuti,  semuanya sudah dibayar,” ungkap Slamet kepada KabarMalut, Senin (25/3/2019).

Dirinya menambahkan untuk audit di tahun 2018 belum bisa disampaikan karena belum dilakukan pemeriksaan atau audit.

“Kemudian tahun 2018 belum ada pemeriksaan,” ucap Slamet.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Halsel, Cristian CR membenarkan telah melakukan penyelidikan dugaan penyalanggunaan DD dan ADD Mandaong. Namun belum mengetahui nilai anggaran yang diduga disalahgunakan.

“Masalah Dana Desa Mandaong masih dalam tahap lidik, sehingga belum bisa memastikan ada unsur kerugian negara. Masih lidik itu,” singkatnya. (Ajo)

Hak Cipta KabarMalut