Belum Lengkap, Kejati Malut Masih Teliti Berkas Kasus Kiki Kumala

  • Whatsapp
As Intel Kejati Maluku Utara, I Putu Gede Astawa (tengah) saat mendengarkan tuntutan massa aksi Koaliasi Masyarakat untuk Keadilan Kiki Kumala (Foto: Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Berkas penyidikan kasus pembunuhan dan pemerkosaan terhadap korban Gamaria Kumala alias Kiki, dengan tersangka Ronal, yang dilakukan penyidik Polda Maluku Utara (Malut), dinilai belum lengkap oleh Jaksa Peneliti Kejaksaan Tinggi (Kejati) Malut.

As Intel Kejati Malut, I Putu Gede Astawa mengatakan, berkas perkara Kiki Kumala dengan tersangka Ronal yang dikirim penyidik Polda Malut telah diterima Kejati pada Jumat (16/8). Namun setelah diteliti, dinilai belum lengkap sehingga dikembalikan ke penyidik untuk melengkapi kekurangan dimaksud.

Muat Lebih

“Berkasi tersebut kami kembalikan ke penyidik Polda Malut untuk dilengkapi, setelah kami kembalikan pada Kamis (5/9) penyidik Polda mengirim kembali berkas tersebut dan sekarang tim masih melakukan penelitian berkas tersebut,” kata I Putu kepada wartawan, Senin (9/9/2019).

Kejati berharap kepada massa aksi yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat untuk Keadilan Kiki Kumala agar bersabar karena Kejati memiliki waktu selama dua minggu untuk melakukan penelitian berkas yang diajukan penyidik. Jika dinilai lengkap, maka langsung dilimpahkan ke Pengadilan untuk disidangkan.

“Kasus ini masih kita teliti, kemarin ada beberapa perkara dalam perkara yang perlu kami dalami dulu salah satunya hasil dari pada otopsi yang belum keluar dari Jakarta sehingga itulah yang menjadi pertimbangan kami,” terangnya.

Kejati Malut tidak akan melimpahkan berkas perkara tersebut ke Pengadilan selama dinilai belum lengkap memenuhi sangkahan pasal pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati.

“Kami tidak akan melimpahkan ke Pengadilan sebelum perkara dilengkapi formil maupun materil, karena kami akan membuktikan di Pengadilan. Jika berkas belum lengkap maka hasilnya tidak memuaskan kita semua, mungkin perlu hati-hati dalam penanganan,” terangnya.

Perlu diketahui, penyidik telah mensangkahkan tersangka Ronal dengan pasal pasal 285 dan pasal 351 ayat 3, pasal 339 dan 340. (Ajo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *