KPU Haltim Akan Hati-Hati Rekrut Penyelenggara Ad Hoc

  • Bagikan
Ketua KPU Halmahera Timur, Mamat Jalil (Foto: Hasrul/KabarMalut)

MABA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) berjanji akan lebih selektif dalam merekrut penyelenggara tingkat bawah (Ad Hoc) dalam Pilkada Haltim 2020 mendatang.

Ketua KPU Haltim, Mamat Jalil menegaskan penyelenggara ad hoc meliputi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) harus lebih selektif sebagai upaya evaluasi pada Pemilu 2019 kemarin.

“Berkaca di Pemilu presiden dan Pemilu legislatif kemarin, ada beberapa anggota PPK hingga KPPS diduga berbuat kecurangan, sehingga di Pilkada Haltim perlu ada evaluasi,” kata Mamat saat dikonfirmasi Selasa (5/11/2019).

KPU membutuhkan peran partisipasi masyarakat dan media massa dalam tahanan pelaksanaan perekrutan penyelenggara ad hoc untuk bertugas pada Pilkada 2020 nanti.

“Kita harapkan ada masukkan atau memberikan laporan bila ada peserta yang ikut mendaftar dinilai tidak memenuhi syarat untuk menjadi penyelenggara,” terangnya.

Berdasarkan jadwal tahapan dan program pada Pilkada serentak 2020, perekrutan penyelenggara ad hoc bakal berlangsung pada 1 Januari 2020. Sebab, saat ini KPU masih menjalankan tahapan sosialisasi pra Pilkada dan melakukan bimbingan teknis untuk partisipasi pendidikan pemilih.

“Intinya perekrutan penyelenggara ad hoc kita akan sangat hati-hati  karena banyak yang akan mengawasi kita,” tegasnya menutup. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut