Kejari Halbar Terima Tahap Dua Kasus Narkotika

  • Bagikan
Penyidik Polres Halmahera Barat saat menyerahkan tersangka kasus narkoba, Riswan ke Kejari Halmahera Barat (Foto: Istimewa)

JAILOLO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Barat (Halbar), menerima pelimpahan berkas tahap dua tersangka dan barang bukti kasus narkotika golongan satu jenis sabu dengan tersangka Riswan Salehu alias Riswan (26), dari penyidik Polres Halbar.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Halbar, M Ashari Waysale mengaku pelimpahan berkas dan tersangka ini setelah Jaksa Peniliti menyarakan berkas tersangka Riswan lengkap (P21) beberapa waktu lalu.

“Hari ini kami terima tahap II penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik Resnarkoba Polres Halbar kepada pihak penuntut umum Kejaksaan Halbar atas nama tersangka Riswan Salehu alis Riswan,” ungkap Ashari kepada wartawan, Selasa (12/11/2019).

Selanjutnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan menyusun dakwaan dan melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Negeri Ternate untuk disidangkan. Kerena dari hasil pemeriksaan berkas tahap dua serta tersangka dan barang bukti tersebut telah diperoleh bukti yang cukup.

“Tersangka telah melakukan tindak pidana narkotika sehingga dilakukan penahanan,” terangnya.

Penahanan kepada tersangka Riswan berdasarkan surat perintah penahanan Kajari Halbar nomor: Print-324/Q.2.17.3/Euh.1/11/2019 tertanggal 12 November 2019, yakni selama 20 hari.

“Terhitung sejak tanggal ditetapkan sehingga terdakwa Riswan langsung dititipkan ke Lapas Kelas IIB Jailolo,” jelasnya.

Perlu diketahui, tersangka Riswan pada hari Jumat (/2/8) bertempat di Desa Guemaadu Kecamatan Jailolo Kabupaten Halbar telah melakukan tindak pidana memeliki, menyimpan menguasai atau menyediakan narkotika golongan 1 jenis Sabu, atau penyalahgunaan narkotika bagi diri sendiri, dan percobaan atau pemenfaatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika.

Untuk mempertanggujawaban perbuatannya, tersangka diancam dengan pasal 112 ayat (1) atau pasal 127 ayat (1) huruf a, jo pasal 132 UU RI nomor  35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman kurungan penjara selambat-lambatnya 20 tahun penjara. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut