Kepala Disparpora Halsel Disenyalir Monopoli Anggaran Porprov

  • Bagikan
Plt Kepala Disparpora Halmahera Selatan, Abdillah Kamarullah (kiri tidak menggunakan kaca mata) (Foto: Istimewa)

LABUHA – Perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Maluku Utara (Malut) ke-III tahun 2019 secara resmi dibuka oleh Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba pada Sabtu (14/12) pekan kemarin. Pembukaan kegiataan dua tahun sekali ini berlangsung di lapangan Gelora Bahrain Kasuba (GBK) Desa Tuwokona Kecamatan Bacan Selatan.

Namun tidak disangka dibalik dari kegiatan yang meriah ini terdapat masalah yang terjadi di kubu Panitia Penyelenggara Kabupaten yakni Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Halmahera Selatan (Halsel). Masal ini datang dari panitia di lapngan yang bekerja mempersiapkan pembukaan Porprov mengeluhkan terkait sikap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disparpora Halsel Abdillah Kamarullah yang disinyalir melakukan monopoli anggaran Porprov.

“Semua ditangan Kadis, jadi kami bekerja apa adanya. Semua kegiatan di lapangan berupa belanja sekecil apapun harus melalui Kadis,” kata sejumlah panitia di lapangan, Senin (16/12/2019).

Sementara, Kepala Disparpora Halsel Abdillah Kamarullah membantah melakukan monopoli anggaran, tetapi monopoli pekerjaan karena dirinya melakukan pengawasan terhadap pekerjaan sehingga terjun langsung.

“Takutnya jangan sampai tidak tuntas, jadi butuh perhatian agar bisa cepat selesai, tapi tidak monopoli anggaran. Itu staf yang tidak tahu hal, asal bicara saja,” sebut Abdillah.

Sementara itu, anggota Banggar DPRD Halsel Gurfran Ibrahim menyebutkan Pemerintah Kabupaten Halsel menganggarkan belanja pada dua dinas yakni Disparpora dan Dinas Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (DPKAD).

“Itu ada dua satu anggaran melekat di belanja dinas dan yang satu lagi di dana hibah. Dari belanja langsung dinas dan dana hibah,” ucap Gufran.

Terpisah, Sekertaris Daerah Halsel Helmi Surya Botutihe menjelaskan, anggaran Porprov yang melekat pada Disparpor sebanyak Rp 3 miliar, sementara dari dana hibah sendiri senilai Rp 1,5 miliar. Anggaraan Rp 3 miliar ini dipakai untuk pelaksanaan Porprov, sementara dana hibah senilai Rp 1,5 miliar diberikan ke KONI.

“Hibah itu untuk kebutuhan Cabang Olahraga (Cabor) dari Halsel yang ikut pertandingan,” pungaks Helmi. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut