Anggota Mangkir dari Tugas Dominasi Penanganan Kasus di Propam Polda Malut

  • Bagikan
Kabid Propam Polda Maluku Utara, AKBP Wahyu Agung (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Maluku Utara (Malut) tengah memproses 20 kasus yang melibatkan anggota Polri. Namun dari jumlah tersebut, didominasi dari kasus desersi atau meninggalkan tugas dengan tidak sah dalam waktu lebih dari 30 hari.

“Dari 20 kasus yang ditangani Propam, terbanyak kasus mangkir dari tugas, itu langsung diproses,” ungkap Kabid Propam Polda Malut, AKBP Wahyu Agung saat dikonfirmasi KabarMalut di ruang kerjannya, Senin (8/6/2020).

Wahyu menegaskan tidak ada toleransi bagi oknum anggota Polri khususnya di Polda dan jajaran yang meninggalkan tugas tanpa izin atau keterangan dari pimpinan.

“Anggota mangkir tampa keterangan yang jelas itu langsung diproses,” tegasnya.

Ia menambahkan 20 kasus yang ditangani sekarang merupakan tunggakan oleh Kabid Propam sebelumnya sehingga perlu diselesaikan. Sementara semenjak dirinya menjabat sebagai Kabid Propam baru ini, belum laporan kasus yang melibatkan anggota Polri di Polda Malut dan jajaran. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut