Kuasa Hukum Asisten I Setda Malut Terancam Pidana

  • Whatsapp
PS Kanit I Subdit II Ditreskrium Polda Maluku Utara, IPTU Elvin S Akbar (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Kuasa Hukum Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Maluku Utara (Malut), Gafaruddin, terancam pidana. Kuasa Hukum diduga menyembunyikan alat bukti surat dalam kasus tindak pidana pemalsuan surat dan memasuki pekarangan rumah tanpa izin yang melibatkan Gafaruddin sebagai tersangka.

Direktur Reskrimum Polda Malut, Kombes Pol Dwi Hindarwana melalui PS Kanit I Subdit II, IPTU Elvin S Akbar mengatakan kasus dengan pelapor Holvenus Tonengan ini sudah dilakukan gelar perkara yang dipimpin langsung oleh Kabag Wassidik. Hasil gelar diputuskan petunjuknya adalah melakukan penyitaan terhadap surat kwitansi jual beli ataupun hak guna pakai atas rumah milik korban Holvenus Tonengan beralamat RT 006 RW 002 Kelurahan Kalumata Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate.

Bacaan Lainnya

“Saat pemeriksaan terhadap terlapor (Gafaruddin) tidak dapat menunjukkan kwitansi asli. Terlapor menerangkan bahwa, surat kwitansi tersebut sudah dipegang atau diserahkan ke kuasa hukumnya,” ungkap Elvin saat dikonfirmasi KabarMalut di ruang kerjanya, Rabu (12/8/2020).

Atas petunjuk itu, Elvin mengaku langkah penyidik selanjutnya yakni mengumpulkan dan melengkapi seluruh alat bukti, termasuk surat kwitansi tersebut, sehingga proses penyidikan berjalan dengan lancar.

“Jika kuasa hukum terlapor tidak dapat menunjukkan surat kwitansi tersebut, maka langkah yang akan dilakukan akan membuat surat panggilan untuk pemeriksaan lebih lanjut terhadap kuasa hukum terlapor,” terangnya.

Elvin menegaskan, selama proses penyidikan dan pemeriksaan terhadap terlapor dan kuasa hukumnya jika tidak kooperatif, maka akan dilakukan tindakan hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta petunjuk dari gelar perkara. (*)

Pos terkait