Enam Perusahan di Morotai Tunggak Pajak Galian C Miliaran Rupiah

  • Whatsapp
Kantor Kejari Kepulauan Morotai (Fizri/KabarMalut)

DARUBA – Sebanyak enam perusahan di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, tercatat menunggak pajak galian C nilainya hingga miliaran rupiah. Keenam perusahankini menjadi bidikan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Morotai diantaranya PT Lasisco Haltim Raya, PT Morotai Bahari Sejahtera, PT Reja Multisarana, PT Nusa Kencana, PT Ewureke Mesure dan PT Dua Sembilan Dua.

Kasi Datun Kejari Kepulauan Morotai, Jefri Tolokende mengatakan jika hingga Desember 2020, keenam perusahan yang bergerak di bidang infrastruktur belum juga melakukan pelunasan tunggakan pajak galian C ke kas daerah Pemda Pulau Morotai, maka bakan diproses susuai hukum pidana.

Bacaan Lainnya

“Kami dari jaksa pengacara negara kita sudah lakukan penagihan. Kita sudah panggil dua kali, dan kita berikan waktu sampai Desember 2020, mereka juga bersedia dan meminta waktu sampai Desember untuk melunasi. Jika sampai Desember masih ada yang belum melakukan pelunasan, maka saya akan koordinasi ulang dengan pihak pemberi kuasa yaitu Dinas Keuangan. Kalau dari Dinas Keuangan mau perpanjang kita perpanjang, tapi kalau mereka hanya memberikan batas waktunya tetap sampai Desember maka kita akan limpahkan masalah ini ke pidana khusus,” ungkap Jefri ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (20/10/2020).

Jefri mengaku, jumlah total tunggakan pajak galian C yang diadukan Pemda ke Kejari sebesar Rp 1,9 miliar lebih dari delapan perusahan. Namun sejauh ini dua perusahan sudah melakukan pelunasan ke kas daerah  yakni PT Global Teknik Mandiri dan PT Bima Bangun Saki dengan total Rp 140.900.000. Sisahnya enam perusahan yang kini masih menyisakan tunggakan sebesar Rp 1.811.854.195.

“Dari enam perusahan yang paling besar tunggakanya itu yakni PT Morotai Bahari Sejahtera dengan tiga paket pekerjaan sebesar Rp 900.661.339, dan PT Dua Sembilan Dua dengan dua paket pekerjaan itu sebesar Rp 533.806.350,” pungkasnya. (*)

Pos terkait