DPO Terpidana Politik Uang Diamankan

  • Bagikan
Terpidana Bahri Hamisi saat ditahan di Rutan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Istimewa)

LABUHA – Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung bersama Tim Tabur Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuba, Halmahera Selatan (Halsel), berhasil mengamankan terpidana Politik Uang yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama Bahri Hamisi alias Bahri.  Bahri diamankan di Apartemen Poin Square, Jalan Lebak Bulus Raya, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (21/4).

Berdasarkan Putusan Pengadilan Tinggi Maluku Utara nomor: 46/PID.SUS/2020/PT.TTE tanggal 05 Januari 2021, terpidana Bahri Hamisi alias Bahri telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada), terpidana melanggar pasal 187 A Jo pasal 73 ayat (4) huruf c Undang-Undang nomor 10 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang nomor 1 tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang nomor 1 tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota menjadi undang-undang.

“Terpidana Bahri Hamisi alias Bahri dijatuhi pidana penjara selama 3 tahun serta dihukum membayar denda sebesar Rp 200 juta subsidair 6 bulan kurungan,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung RI, Leonard Eben Simajuntak dalam Keterangan Pers yang diterima KabarMalut, Kamis (22/4/2021).

Sebelumnya, berdasarkan informasi dari masyarakat diketahui tempat tinggal atau rumah terpidana berdomisili telah dijual dan selanjutnya menetap di Jakarta tetapi belum diketahui dengan jelas alamat tempat tinggalnya. Setelah dinyatakan melarikan diri, terpidana dimasukan dalam DPO dan dilakukan pencarian oleh Tim Tabur Kejaksaan Agung dan Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, dan akhirnya terpidana Bahri Hamisi alias Bahri berhasil diamankan tanpa perlawanan.

“Melalui Program Tabur Kejaksaan, kami menghimbau kepada seluruh DPO Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan,” ujarnya.

Terpisah Kasi Pidum Kejari Labuha, Rizky SEPTA Kurniadhi dikonfirmasi mengatakan, Tim Tabur Kejaksaan Agung telah menyerahkan terpidana Bahri Hamis kepada Kejari Labuha untuk bisa diekskusi melalui jaksa eksekutor Kejari Labuha sesuai putusan pengadilan Tinggi Maluku Utara.

“Tahanan saat ini berada di ruang tahanan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dan selanjutnya dipindahkan ke Rutan Halsel untuk dilakukan ekskusi,” ujar Rizky. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut